Marten Taha-Fedriyanto Mesrah di Genggaman Rusli

PENYAMBUTAN Ketua DPRD Kota Gorontalo Fedriyanto Koniyo oleh ketua DPD I Partai Golkar Rusli Habibie dan ketua DPD II Golkar Kota Gorontalo Marten Taha di bandar udara Jalaludin Gorontalo. Senin (9/10). (FOTO : WAWAN GUSASI/GORONTALO POST)

GORONTALO, hargo.co.id – Rivalitas antara Ketua dan Sekretaris DPD II Golkar Kota Gorontalo, Marten Taha dan Fedriyanto Koniyo beberapa waktu lalu memang cukup mencolok.

Pasalnya, Walikota Marten Taha dan Ketua DPRD Kota Gorontalo Fedriyanto Koniyo, sama-sama ingin mendapatkan rekomendasi Golkar untuk diusung sebagai calon walikota.

Lima pengurus kecamatan (PK) Golkar yang mendukung Fedriyanto Koniyo sebagai calon walikota, bahkan sempat melayangkan mosi tidak percaya kepada Marten Taha sebagai Ketua Golkar Kota Gorontalo.

Mereka bahkan sempat mendesak Musadalub untuk mengganti Marten Taha dari Ketua Golkar Kota Gorontalo. Namun seiring berjalannya waktu, kabar rivalitas Marten Taha dan Fedriyanto Koniyo meredup.

Seiring keberhasilan Ketua DPD I Golkar Gorontalo Rusli Habibie meredam konflik di internal Golkar dengan mengajak pihak-pihak yang berkonflik untuk melakukan rekonsiliasi.

Walau begitu, masih muncul keraguan soal apakah hubungan Marten Taha dan Fedriyanto Koniyo akan kembali normal. Karena para pendukung Fedriyanto Koniyo (FYK) sejauh ini tetap menginginkan jagoannya maju ke Pilwako.

Tapi keraguan itu terjawab saat simpatisan dan pendukung FYK bersama para pengurus Golkar, menjemput kedatangan FYK di Bandara Djalaludin Gorontalo kemarin (9/10).

Saat menjemput FYK dari Jakarta yang menjalani masa pemulihan dari sakit yang ia alami, Ketua Golkar Gorontalo Rusli Habibie ‘menyatukan’ Marten Taha-FYK. Disaksikan para penjemput , Rusli Habibie menggandeng tangan Marten Taha dan FYK lalu mengangkatnya bersamaan.

“Hidup Golkar” pekik Rusli Habibie di saat bersamaan.

Pemandangan ini tentu sarat makna politik. Tak heran asumsi dan spekulasi mulai bermunculan. Salah satu spekulasi yang muncul bahwa ini bisa menjadi sinyal Rusli Habibie ingin menduetkan Marten-FYK di Pilwako.

Ini cukup beralasan karena selain Riyan Kono dan Sjafrudi Mosii, FYK disebut-sebut punya kans kuat menjadi pendamping Marten Taha yang telah diputuskan Golkar sebagai calon walikota.

Kalaupun Marten-FYK berpasangan maka kendaraan politik bagi pasangan ini untuk ikut Pilwako sudah tersedia. Selain Golkar yang punya empat kursi, Partai Bulan Bintang (PBB) yang punya dua kursi di DPRD Kota Manado juga telah memutuskan untuk mendukung Marten Taha.

Memasangkan Marten-FYK juga sama halnya menyatukan kekuatan Golkar di Pilwako nanti. Karena baik Marten dan FYK sama-sama memiliki pendukung di internal Golkar.

Kedunya juga sudah punya instrumen yang bisa digunakan untuk menggalangan dukungan pemilih. Marten Taha memiliki jaringan Sahabat MT. Sementara FYK juga sudah memiliki jaringan pendukung yang dinamai FYK center.

Upaya untuk memasangkan Marten-FYK juga makin terbuka lebar. Karena FYK sudah tidak ngotot untuk maju sebagai calon walikota. Saat diwawancarai kemarin, FYK menyatakan sebagai kader partai ia sangat menghargai rekomendasi dari DPP Partai Golkar untuk Marthen Taha.

“Saya tentunya sangat menghargai keputusan tersebut,” ungkapnya.

Namun para pendukung FYK menyatakan masih menunggu arahan Rusli Habibie dan FYK soal sikap di Pilwako. “Dengan kondisi sekarang ini kita tetap menunggu arahan dari pak Gubernur dan pak ketua DPRD Kota untuk menentukan langkah di Pilwako,” ungkap kader Golkar yang duduk di DPRD Kota Gorontalo Hais Nusi.

Hanya saja, para kader Golkar yang sudah membentuk FYK Center, tetap sangat ingat dengan perkataan dari gubernur Gorontalo ketika melaunching posko FYK center beberapa waktu lalu.

“Saat itu pak Gubernur sempat mengeluarkan statmen kalau sudah maju jangan lagi mundur, dan itu yang sampai saat menjadi pegangan kita di kader Golkar,” jelasnya.

“Selama ini pak Marten juga belum pernah berbicara dengan kita fraksi Golkar DPRD Kota Gorontalo, maupun sebagian besar kader Golkar kalau ia akan maju dan meminta dukungan dari kami. Nah, disisi lain, ada figur yang waktu itu menyampaikan siap untuk maju, dan meminta dukungan dari kita, yaitu pak ketua DPRD Kota Gorontalo Fedriyanto Koniyo. Sehingga sampai dengan saat ini kita masih tetap selalu melakukan sosialisasi untuk pak FYK,” jelas Hais.(wan/and/hargo)

About Admin Arifuddin

Senang menulis dengan nuansa kesederhanaan

View all posts by Admin Arifuddin →