Marten Taha Mulai ‘Lobi’ Ketua DPW PPP Gorontalo

Pertemuan Prof Nelson Pomalingo dan Marten Taha berlangsung kemarin, mereka membicarakan kesiapan Pilwako 2018 mendatang. (foto : Facebook)

 

GORONTALO , hargo.co.id – Safari politik untuk mendapatkan dukungan partai terus dilakukan Merten Taha. Rabu (11/10) kemarin, Marten menemui Ketua DPW PPP Nelson Pomalingo untuk melakukan lobi-lobi politik jelang Pilwako mendatang.

Pembicaraan empat mata itu berlangsung di rumah dinas Bupati Gorontalo di Limboto. Pertemuan itu seakan menjawab kemana arah dukungan partai Kakbah itu untuk Pilwako 2018 mendatang. Apalagi, pendekatan Marten ke Ketua DPW PPP Nelson Pomalingo semakin intens.

Setelah bertemu di Jakarta beberapa waktu lalu, kemarin Marten kembali mendatangi Nelson di Kediamannya di Limboto. Bahkan Nelson yang juga Bupati Gorontalo itu mengaku, diantara calon yang sudah mendaftar, Marten dan dirinya memiliki ikatan emosional yang kuat.

“Kami di DPW kita akan mendalami kembali calon,sehingga kita men menentukan siapa yang akan didukung. Tetapi saya dengan pak wali secara hubungan emosional sangat asli,” kata Nelson.

Baik itu lanjut Nelson, saat dirinya sebagai bupati dan Marten Walikota. Juga kerjasamanya dalam membangun Universitas Muhammadya Gorontalo, dimana saat ini Nelson menjabat sebagai rector, dan Marten sendiri memegang jabatan sebagai ketua yayasan. Namun yang paling berkesan terangnya, pertemanan yang dijalin sejak menuntut ilmu di Manado Sulawesi Utara. Dimana Nelson, merupakan salah satu kader di Kahmi.

“Jelas dari sisi itu ada peluang, tapi prosedur yang ada di DPW tetap kita lakukan,” jelas Nelson.

Disinggung seberapa besar potensi PPP dalam mendukung Marten, Nelson mengisaratkan peluang dukungan jauh lebih besar dibandingkan calon-calon lainnya.

“Tapi saya sudah katanya, kalau secara pribadi hubungan emosional sangat tinggi, tetapi kita lihat di partai,” terangnya.

Ditegaskan Nelson untuk menjatuhkan pilihan, PPP tidak hanya melihat siapa calon Walikota, tetapi juga siapa yang mendampinginya. Sebab meski siap mendukung, PPP juga ingin ambil bagian menempatkan kadernya di posisi Wakil Walikota.

Sementara itu Marten sendiri mengaku meski sudah didukung dua partai besar, yakni Golkar dan Partai Bulan Bintang. Namun dukungan PPP sangat potensial untuk memenangkan Pilwako nanti. Sebab walaupun PPP di Dekot hanya memenangkan 3 kursi, kenyataanya di lapangan kekuatan PPP sangat besar, dan basis yang mengakar.

“Potensi mereka (PPP) untuk meraub suara di wilayah kota sangat besar,” jelasnya.

Selain itu, hubungan harmonis antara dirinya dan Nelson Pomalingo bagi Marten merupakan modal besar untuk mendapat dukung.

Sebab sejak awal, keduanya sudah saling mendukung. Terlebih lanjutnya, Marten melihat PPP merupakan partai yang berpandangan kedepan, dan rasional. Selalu memikirkan berbagai pertimbangan sebelum mendukung seseorang.

“Mereka tidak emosional dalam mendukung seseorang. Makanya saya yakin bisa didukung PPP,” tambahnya.

Marten juga tidak menutup kemungkinan jika wakilnya nanti berasal dari PPP. Sebab sampai saat ini dirinya juga belum menentukan pasangat duetnya. (nat/wan/hargo)

About Admin Arifuddin

Senang menulis dengan nuansa kesederhanaan

View all posts by Admin Arifuddin →