Marten Taha Tegaskan Kesejahteraan Raykat, Tetap Fokus Membangun

Didamping Wakil Walikota Gorontalo dr. Budi Doku, Walikota Gorontalo Marten A Taha menerikam rekomendasi LKPJ Tahun 2016 yang diserahkan Ketua DPRD Kota Gorotalo, di Rapat Paripurna Istimewa senin kemarin.

GORONTALO,hargo.co.id – Jelang tiga tahun kepemimpinan Marten Taha-Budi Doku. Berbagai kemajuan dan prestasi telah dicapai Kota Gorontalo. Hal itu ditunjukkan dengan berbagai indikator makro. Di antaranya pendapatan perkapita masyarakat, Angka Kematian Ibu Melahirkan maupun Angka Kematian Bayi.

Untuk pendapatan perkapita masyarakat yang didasarkan pada harga berlaku Kota Gorontalo pada 2015 menujukkan angka sebesar Rp 28,6 juta per orang. Angka tersebut mengalami pertumbuhan sekitar 9,08 persen dibandingkan pendapatan perkapita masyarakat pada 2014. Yakni sebesar Rp 26,2 juta.

“Pada 2016 bila dilihat dari jumlah penduduk sekitar 200 ribu jiwa bisa disimpulkan Angka Harapan Hidup (AHH) mencapai 71,68 tahun. Untuk angka kematian bayi sekitar 11,7 perseribu kelahiran hidup. Dan angka kematian ibu melahirkan, sebesar 124,5 per seratus ribu kelahiran hidup,” ujar Marten Taha saat memberikan sambutan Pemkot Gorontalo pada Sidang Paripurna Dekot Gorontalo penyampaian rekomendasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Pemkot Gorontalo 2016.

Rekomendasi diserahkan langsung Ketua Dekot Fedriyanto Koniyo.

Lebih lanjut Marten Taha menyampaikan, Pemkot Gorontalo akan terus melakukan berbagai upaya penyempurnaan. Hal itu dilakukan dalam rangka memberikan dampak positif terhadap pembangunan Kota Gorontalo yang muaranya pada peningkatan kesejahteraan rakyat.

“Semoga proses pembangunan yang sedang dilaksanakan bersama akan mewujudkan harapan masyarakat Kota Gorontalo yang sejahtera, maju, aktif, religius dan terdidik,” ungkap Mantan Ketua Deprov Gorontalo itu.

Sementara itu berkaitan rekomendasi LKPJ, Marten Taha menyampaikan rekomendasi LKPJ 2016 ini, merupakan tindak lanjut dari hasil penyampaian LKPJ 2016 yang diserahkan Pemerintah Kota Gorontalo ke DPRD Kota beberapa pekan lalu. Rekomendasi tersebut merupakan hasil pembahasan intensif yang dilakukan oleh Dekot Gorontalo.

Walikota Gorontalo Marten A Taha ketika berjabatan tangan dengan anggota DPRD Kota Gorontalo pada penyerahan rekomendasi LKPJ Tahun 2016 yang diserahkan Ketua DPRD Kota Gorotalo, di Rapat Paripurna Istimewa senin kemarin.

“Hal itu sebagaiman telah diamanatkan dalam UU Nomor 23 tahun 2014, tentang pemerintah daerah dan diatur dalam peraturan pemerintah nomor 3 tahun 2007 tentang laporan penyelenggaraam pemerintah daerah pada pemerintah, LKPJ pemerintah daerah pada DPRD dan informasi penyelenggaraan pemerintah daerah pada masyarakat,” tutur Magister Economic Development, Universitas Gadjah Mada (UGM) Jogjakarta itu.(gip/hargo)