Masuk Bolihutuo, Wajib Lapor

Suasana senja rumah Apung di Desa Bajo Kecamatan Tilamuta kemarin. ( Foto Felix Idrus / Gorontalo Post/hargo).

Kapolsek: Bentuk Jaga Kamtibmas

TILAMUTA – Kepolisian Sektor Botumoito menetapkan zona steril kawasan objek wisata Bolihutuo, Boalemo. Para tamu dan pelancong yang akan berkunjung ke objek wisata daerah itu wajib untuk melaporkan keberadaannya.

Kepala Polsek (Kapolsek) Iptu Abubakar Rahim mengungkapkan hak itu, kemarin. Bahwa jika kecamatan Botumoito merupakan kawasan wisata, maka para tamu yang datang dari luar daerah bahkan luar Negeri wajib lapor 1X24 jam.

Langkah itu untuk menjaga ancaman gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) seperti terorisme dan aksi radikalisme lainnya.

Hal itu diungkapkan di sela sela tatap muka dengan masyarakat di Desa Botumoito Kecamatan Botumoito, kemarin. Hadir pula Camat Botumoito dan unsur muspika Kecamatan lainnya.

Abubakar rahim mengungkapkan, bahwa ancaman gangguan Kamtibmas bisa saja berupa penyebaran aliran radikal seperti ISIS, serta organiasi Radikal lainnya.

Ia yang memberikan muatan doktrin yang menyimpang dari ketentuan yang ada. “Jadi kami unsur Tripika turun ke desa – desa menyampaikan kepada Pemerintah Desa agar tetap menjaga Kamtibmas serta stabilitas Daerah, sebab akhir akhir ini masyarakat disuguhkan dengan isu – isu terorisme yang semakin meresahkan masyarakat layaknya terjadi di Kota Kota besar di Nusantara,” kata Abubakar.

Lanjut kata Mantan KBO Binmas Polres Boalemo itu bahwa tamu yang datang dari luar daerah maupun luar Negeri harus melapor 1×24 jam, dan itu memerlukan peran Kepala – Kepala Desa maupun kepala Dusun.

“Entah tamu itu merupakan keluarga kita, teman maupun relasi tetap Kita minta identitas berupa KTP, surat jalannya, tujuan kedatangan serta identitas lainnya.

Selain itu perlu dilakukan pengawasan terhadap gerakan gerakan seseorang yang dinilai meragukan dan bisa dilaporkan kepada pihak yang berwajib maupun unsur Tripika yang ada,” terangnya.

Ia menambahkan bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan memperkuat organiasi perpolisian masyarakat (Polmas) sebagai mitra pihak kepolisian serta Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) sehingga hal hal yang terjadi dimasyarakat bisa diselesaikan melalui forum tersebut.

“Tidak semua masalah harus masuk ke pihak yang berwajib, jika masih bisa diselesaikan ditingkatan FKPM maka silahkan saja. Sehingga kita dorong FKPM ini menjadi sebuah wadah dalam menciptakan kamtibmas di Wilayah Botumoito,” ungkapnya. (Tr-30/hargo)