Menabrak Tronton,Sobrul dan Lutfi Masih Kritis, Sila Dimakamkan

Dua bocah yakni Sobrul Qalbi Rauf (11) dan Lutfi Lahibu (5) masih dalam kondisi kritis di rumah sakit MM Dunda Limboto akibat kecelakaan lalu lintas di ruas Jalan Pontolo, Gorut belum lama ini.

KWANDANG – Hargo.co.id Jenazah Sila Labibu (7) akhirnya dimakamkan di pekuburan keluarga Desa Cisadane, Kwandang, kemarin, Senin (17/4) pagi, setelah kecelakaan naas menabrak truk tronton di Desa Pontolo, Kwandang, sehari sebelumnya.

Sementara itu, dua saudara kandungnya, Sobrul Qalbi Rauf (11) dan Lutfi Lahibu (5) masih dalam kondisi kritis. Sebelumnya, mereka merupakan 3 dari 5 orang yang saat itu tengah naik bentor yang dikemudikan oleh sang ayah, Suparjo Lahibu (33) saat pulang berlibur dari Kota Gorontalo.

“Torang baru pulang dari kota ada ba libur di rumah kakak saya dari hari Sabtu. Pas pulang itu, rencana masih mo ba singgah sholat Magrib di Masjid Molingkapoto, tidak tau kamari di Pontolo torang so celaka, saya pe anak ke 2 maninggal,” ujar Nurafni Raja (35) ibu kandung Sila, Sobrul, dan Lutfi, saat diwawancarai Gorontalo Post, kemarin.

Nurafni mengakui, tak pernah menyangka kejadian ini bisa menimpa keluarganya. Ia menceritakan kembali pada saat perjalanan dari kota Gorontalo tersebut masih sempat bermain bersama Sila serta adiknya Lutfi yang kini masih kritis.

“Waktu itu saya duduk di muka dengan Sila dan Lutfi, sementara Sobrul duduk dibelakang dengan depe papa, pas maso turunan Pontolo saya pe suami itu so palan-palan sekali riki mesin dia so kase mati karena turunan.

Pas di bok kiri baku dapa dengan oto konteiner, saya pe suami so tidak bisa menghindar kasian, torang samua ta lempar ka jalan,” tambah Nurafni.Dirinya pun kini sangat berharap kedua anaknya, Sobrul dan Lutfi bisa pulih dari kritis.

Lutfi yang mengalami luka di bagian wajah masih sering menangis kesakitan, sementara ibunya yang masih sedih dengan kepergian Sila berusaha menguatkan Lutfi.

Lain halnya pula dengan Sobrul, anak sulung tersebut kini masih tidak sadarkan diri dan mendapatkan penanganan serius dari pihak Rumah Sakit. Terlihat Sobrul sedang ditangani tim medis dengan berbagai peralatan yang masih terpasang di badannya.

Sebelumnya, terjadi kecelakaan maut di Desa Pontolo, Minggu (16/4) sore. Bentor yang dikemudikan Suparjo Lahibu yang ditumpangi keluarganya terhempas ke jalan setelah menabrak truk tronton DM 8079 F yang dikemudikan Roman Hulinggato (31) dari arah perlawanan.

Akibatnya, Sila Lahibu yang masih merupakan anak kandung Suparjo tewas saat hendak dilarikan ke Rumah Sakit JUS Kwandang. Terpisah, Kasat Lantas Polres Gorontalo, AKP Satrio Prayogo, SIK, melalui Kanit Laka Lantas, Ipda Harun Imran.

saat dikonfirmasi Gorontalo Post mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap kasus ini. “Kami telah melakukan olah TKP, dan saat ini baik barang bukti maupun pengendara truk Tronton masih kami amankan guna proses penyelidikan,” tandasnya.(tr-55/hg)