Menjaga Tradisi Malam Qunut di Gorontalo – Makan Pisang-Kacang di Pasar Malam 

0

hargo.co.id – Tak terasa ibadah puasa di bulan ramadan sudah setengah perjalan kita lewati, begitu banyak cara yang dilakukan oleh umat islam. Diantaranya tradisi yang dilakukan masyarakat islam di Desa Payunga, Batudaa kabupaten Gorontalo ini, Yakni tradisi yang biasa disebut dengan dengan tradisi Malam Qunut.

Tadisi yang dilaksanakan saat memasuki malam ke 16 ramadan tersebut sampai saat ini terus di pertahankan oleh masyarakat islam di Batudaa . Pelaksanaan malam Qunut ini juga ditandai dengan adanya Pasar malam, uniknya pada pasar malam ini banyaknya pedagang yang menjual pisang dan kacang.

Kegiatan yang dilakukan masyarakat batudaa ini tak lain sebagai rasa syukur atas telah menyelesaikan separuh bulan puasa dan juga untuk mengikuti kebiasaan atau melestarikan tradisi para leluhur mereka.

Konon katanya pasangan kacang dan pisang ini mengandung filosofi yang kuat untuk peradaban di Gorontalo. Ada beberapa versi mengenai asal mula tradisi malam qunut. Sebagian masyarakat menyebutkan, tradisi itu bermula dari kebiasaan masyarakat Batudaa pada malam pertengahan Ramadan yang sering mandi usai salat Tarawih.

Masyarakat di wilayah sekitar Batudaa ikut melaksanakan tradisi serupa, sehingga jumlah warga yang ingin melaksanakan mandi itu semakin banyak. Nah, saat menunggu giliran mandi, sebagian warga menyiapkan camilan berupa kacang dan pisang.

Camilan tersebut rupanya dinikmati warga. Seiring dengan bergulirnya waktu, ritual itu (mandi, Red) mulai hilang dan yang bertahan sampai sekarang hanyalah tradisi makan kacang dan pisang. Ini disebabkan para sesepuh saat itu telah wafat. Tidak ada penerusnya.

Menarik bukan zetizen? hal seperti ini hanya ada di batudaa kabupaten Gorontalo loh, saat memasuki malam ke 16 ramadan. Tertarik untuk berkunjung?

Berikut tanggapan zetizen mengenai tradisi Malam Qunut yang sampai saat ini masih di pertahankan. (ZT-07/hargo)

KATA MEREKA TENTANG MALAM QUNUT :

Rahmatia Mohamad
Universitas Negeri Gorontalo

 

Tradisi yang Unik

Tradisi yang menurut aku sangat unik. Kalau soal ngumpul-ngumpul sama keluarga di restoran kan sudah biasa. Nah, kalau di malam qunut di batudaa ini, dimana masyarakat bisa berkumpul di satu tempat sambil makan pisang dan kacang yang murah meriah. Dengan begitu masyarakat pun dapat saling berinteraksi satu sama lain dan menjaga tradisi yang tentu saja tidak terdapat ditempat lain. (ZT-07/08)

Dwi Ayudita Nadjamuddin
SMA N 1 SUWAWA

 

Mempererat Antar sesama muslim

Menurutku kebiasaan tersebut mencerminkan masyarakat yang memiliki peduli dalam mempertahankan tradisinya. Sehingga tradisi itu harus dijaga. Sebab,tradisi malam qunut di batudaa ini terbilang unik. Selain itu tradisi seperti ini juga dapat membuat hubungan antar sesama muslim terjalin erat. (ZT-08)


Rini Walangadi
SMK N 1 Gorontalo

 

Lestarikan Budayanya

Di bulan yang suci dan penuh berkah ini, saya mencoba terus mempertahankan budaya malam qunut ini dengan selalu mengikuti alur budaya seperti makan pisang dan kacang serta diteruskan dengan membaca Al-qur’an setelah melakukan sholat tarawih agar kita bersyukur kepada Allah karena masih dapat dipertemukan dengan bulan yang penuh berkah ini. (ZT-06)