Menpora Munculkan Opsi MotoGP Indonesia Mundur

ilustrasi

Hargo.co.id JAKARTA – Pemerintah Indonesia akan melakukan renegosiasi dengan penyelenggara MotoGP, Dorna Sport SL. Rencananya, dalam dua pekan ke depan, CEO Dorna Carmelo Ezpelata akan datang ke Indonesia.

Menpora Imam Nahrawi memastikan bahwa pihaknya tak perlu mengikuti bidding ulang untuk menjadi tuan rumah MotoGP. Opsi mundur pada pada akhir 2017, adalah salah satu opsi. Namun kalau sampai mundur ke 2018, itu akan menjadi opsi terburuk bagi Pemerintah Indonesia.

“Kami ingin negosiasi ulang. Tapi kami bilang, kalau tetap di 2017, tapi jadwalnya jadi akhir 2017, bukan Oktober seperti jadwal awal,” kata Imam, saat ditemui di kantornya, Rabu (3/2).

Menurut dia, opsi mundur muncul, karena saat ini Kemenpora sedang menyiapkan venue pengganti setelah Sentul dibatalkan.

“Nanti kami akan bicara dengan penanggung jawab renovasi kompleks Gelora Bung Karno, bisa tidak disetting untuk standar venue MotoGP semi permanen nanti,” kata Imam. (dkk/jpnn/hargo)