Mentan Kucurkan Rp 177 Miliar untuk Bantu Petani Gorontalo

PENGIRIMAN TERBESAR - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memecah kendi pada kapal pengangkut jagung di pelabuhan Gorontalo untuk dibawa ke pelabuhan Cigading, Banten. Pengiriman jagung sebanyak 10.015 ton ini adalah jumlah terbesar pengiriman antar pulau. (foto : roytilameo/ gorontalo post)

GORONTALO, hargo.co.id – Kabar gembira bagi para petani di daerah ini. Bantuan untuk peningkatan produksi dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI akan terus mengalir.

Mulai dari benih, pupuk hingga alat dan mesin pertanian. Bahkan, pada tahun ini Kementan mengalokasikan Rp 177 miliar untuk menggenjot produksi pertanian Gorontalo. Khususnya komoditi jagung dan padi.

Alokasi Rp 177 miliar itu disampaikan langsung Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat penanaman padi di kawasan persawahan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo. Agenda tersebut dilaksanakan usai me-launching pengiriman 10.015 ton jagung dari Pelabuhan Gorontalo menuju Pelabuhan Cigading, Banten, Jumat (21/4).

“Bantuan pusat ke Gorontalo akan terus kita tambah jika pemerintah mau terus serius meningkatkan produksi pertanian,” ujar Amran Sulaiman.

Menurut Amran Sulaiman, sebelum dirinya menjadi menteri, Gorontalo hanya mendapat bantuan 22 alat mesin pertanian. ‘Tahun ini jumlahnya kita tambah menjadi 7.500,” kata Amran Sulaiman.

Lebih lanjut Amran Sulaiman mengatakan, produksi jagung di Indonesia bisa untuk mencukupi kebutuhan dalam negeri. Ia pun mencontohkan produksi di Gorontalo. Menurutnya, satu pengusaha di Gorontalo bisa menghasilkan 1.000 ton jagung pipil per hari.

Artinya, dalam setahun satu pengusaha Gorontalo bisa menghasilkan sekitar 400 ribu ton per tahun.

“Pengusaha jagung di Gorontalo ada sepuluh. Degan begitu, produksi mencapai tiga juta ton per tahun. Kalau dilihat real di lapangan, jagung kita berlebih. Kalau ada yang teriak jagung kurang itu hanya untuk kebutuhan 30 ribu ton. Sedangkan stok jagung kita di Bulog 140 ribu ton, belum lagi di daerah-daerah seperti Gorontalo,” terangnya.

Selain itu Amran meminta agar para petani di Gorontalo dpat diasuransikan. Tak tangung-tanggung Amran juga mengucurkan dana untuk asuransi petani.

Menurutnya, Gorontalo berkontribusi besar untuk pemenuhan jagung nasioal. Laporan Pj Gubernur bahwa dari 900 orang ke tanah suci, 800 diantaranya petani jagung.

“Kami akan terus tambah bantuan untuk pertanian Gorontalo selama target produksi pertanian yang kita tentukan tercapai. Jika tidak tercapai maka tentu kita akan kurangi bantuan tersebut. Gunakan sejangkal tanah dan setets air, lanjutkan perjuangan jangan wariskan kemiskinan di negara kita,”tutup Amran. (and/roy/wan/hargo)

About Admin Arifuddin

Senang menulis dengan nuansa kesederhanaan

View all posts by Admin Arifuddin →