Menulis Cerdas Lewat Karya Ilmiah

ilustrasi

hargo.co.id – Ditengah perkembangan zaman yang semakin cangih dari hari ke hari, menjadikan berkarya menjadi lebih mudah bukan? Terutama berkarya lewat tulisan. By the way, siapa nih Zetizen yang suka menulis? Bukan menulis status di media sosial lho ya.

Nah, ngomong-ngomong soal tulis-menulis, ternyata Dinas Pendidikan Kota Gorontalo baru saja menggelar Kompetisi yang bertujuan untuk menyiapkan ruang kreativitas bagi remaja Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan memberikan kesempatan buat mereka untuk dapat berkompetisi ke jenjang yang lebih tinggi.

Yups, Karya Tulis Ilmiah Remaja, yang diikuti oleh Zetizen tingkat SMP ini bisa diikuti secara perorangang maupun per-kelompok. Baik 2-4 orang. Kompetisi yang mulai diadakan sejak bulan Maret tersebut berhasil diikuti 31 sekolah SMP dan MTS se-kota Gorontalo. Dan terkumpul sebanyak 119 karya tulis.

“Saya sangat mengapresiasi setiap karya yang masuk. Namun, dari sekian karya tulis yang kami seleksi, kami menemukan karya-karya yang kami nilai terlalu dewasa pemikirannya atau belum sesuai dengan kemampuan berpikir anak SMP,” ujar Dr. Lukman Laliyo, M.Pd wakil ketua tim penilaian.

Dari 119 Karya yang masuk, dipilihlah 55 karya. Selanjutnya dari 55 karya itu diseleksi lagi menjadi 30 besar dan dipersentasikan pada tanggal 13-15 April di SMPN 2 Gorontalo. Dari 30 karya yang dipersentasikan tersebut, terpilih 10 karya terbaik yang dinilai memenuhi persyaratan. Seperti dari segi kemurnian gagasan, Orisinalitas, Up to date, Alur berpikir, Wawasan dan Penampilan.

10 Karya terbaik tersebut Zetizen dari SMPN 4 Gorontalo atas nama Nur Septiani Datau dengan judul ‘Kantin Sampah’ menjadi yang sebagai yang terbaik dari seluruh peserta. Disusul juara kedua, Renata __ dari MTs AL Islah yang mengambil judul ‘Tata kelola Bentor dan Transportasi’, dan juara ketiga diraih oleh Zetizen dari SMPN 1 Gorontalo atas nama Dian Newslina Wulandari dan kawan-kawan dngan judul ‘Program One Student One plastic Bag (OOSOPB) Untuk Menanggulangi Permasalah Sampah di Lingkungan Sekolah’.

Nah, sebagai apresiasi pemerintah terhadap para penulis muda yang cerdas ini. Maka untuk 10 besar pemenang berhak mendapatkan bonus berupa uang tunai dengan total hadiah Rp 10juta dari Walikota Gorontalo Marten Taha. Hmmm… Pasti senang dan bangga donk. Jangan dinilai dari hadiahnya ya. Namun bagaimana bisa berkompetisi dengan sehat dan banyak berbuat positif, sama halnya dengan tujuan Zetizen sendiri. (ZT-08/hargo)

KATA MEREKA TENTANG KARYA ILMIAH :

Juara 1
Nur Septiani Datau
SMPN 4 Gorontalo

Kantin Sampah

Tema yang saya ambil tentang tata pengelolaan sampah dengan judul kantin sampah, Melatarbelakangi tema yang saya ambil karena, masalah sampah saat ini semakin tak bisa teratasi. Jadi kantin sampah menurut saya sangat berguna untuk mengurangi dampak pada sampah. Selain itu akan memberikan dampak postif khusunya pada siswa dalam menigkatkan kreativitas siswa pada daur ulang sampah. (ZT-07)

 

 

 

Juara II
Mts Terpadu Al Islah
Reneta Aisyah Maulina Junus

Tata Kelola Bentor Di Kota Gorontalo

Saya memilih ‘Tata Kelola Bentor Di Kota Gorontalo’ sebagai judul karya ilmiah. Karena sejauh ini masih ada masalah-masalah yang terjadi di Gorontalo. Seperti bentor yang belum mendapatkan ijin dari kementrian perhubungan dan pengemudi bentor yang tidak taat aturan. Dengan dibuatnya karya ilmiah ini, pemerintah bisa lebih tegas terhadap pengemudi bentor yang masih belum mentaati peraturan, dan juga harus segera menemukan model dan desain terbaru dari bentor yang sesuai dengan kebijakan mereka agar transportasi di Gorontalo dapat di nyatakan aman untuk digunakan. (ZT-06)

Juara III
Dian Newslina Wulandari & Asturina
SMPN 1 Gorontalo

One Student One Plastic Bag

Tema ini menjadi rujukan kami karena di sekolah masih banyak sampah yang menumpuk dan bau, jadi aktifitas belajarpun jadi terganggu. Itu juga akibat masih banyak yang sering buang sampah sembarang, meskipun tempat sampah sudah kelihatan dan begitu dekat dengan jarak mereka. Tapi kebiasaanlah yang mengakibatkan segelintir orang masih suka membuang sampah sembarangan. Karya ilmiah ini dibuat dan ditujukan untuk teman-teman siswa, agar sadar bahwa buang sampah sembarang itu adalah hal yang tidak baik. Semoga penanggulangan sampah di sekolah semakin tinggi, agar sampah berkurang dan dapat membuat pemandangan sekolah menjadi bersih dan tidak ada lagi sampah yang berserakan. (ZT-06)