Mi Samyang Mengandung Babi, Begini Reaksi BPOM

Ilustrasi

Hargo.co.id – Humas Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Jawa Timur, Retno Chatulistiani tidak ingin berkomentar apakah pihaknya sudah melakukan pemeriksaan sebelumnya pada mi instan yang diduga mengandung babi.

Menurut Retno pihaknya akan turun ke lapangan melakukan penyelidikan apabila ada aduan dari masyarakat. “Kalau ada aduan ya monggo. Tapi tolong informasinya yang jelas dan akan kita tindak lanjuti, ujar Retno kepada JawaPos.com, Kamis (19/1).

Meski demikian, pihaknya mengaku sampai saat ini belum mengetahui apakah mi instan Samyang tersebut memiliki izin edar. “Kalau memang terdafar izin edar, kita akan bisa turun, kalau enggak terdaftar kita enggak paham,” katanya.

Parahnya lagi, produk Mi Samyang tidak ada label dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Sehingga khawatir ada unsur kesengajaan untuk mengelabuhi konsumen yang beragama Islam. Saat ini mi tersebut beredar luas di Sumenep, Madura, Jawa Timur. (hg/cr2/JPG)