Niatnya Bakar Rumput, Kadus Luwoo Malah Terbakar

USAI kejadian, lokasi tempat terbakarnya Yana Hamzah yang berada tepat di belakang rumahnya di Desa Luwoo, Telaga, ramai didatangi warga setempat. Yana yang juga seorang kepala dusun ini pun akhirnya meninggal dunia.

Hargo.co.id Gorontalo – Malang nian yang dialami Yana Hamzah (67). Niat untuk membakar rumput, api justru menjilat pakaiannya sehingga warga Desa Luwoo Kecamatan Telaga ini mengalami luka bakar serius di sekujur tubuhnya, kemarin, Rabu (13/9). Kini, Yana yang sempat dirawat di ICCU Rumah Sakit Aloei Saboe (RSAS) Kota Gorontalo, akhirnya meninggal dunia.

Dari informasi yang dihimpun Gorontalo Post, awalnya seperti biasa perempuan baya ini membersihkan rumah dan halamannya sekitar pukul 11.30 Wita.

Setelah selesai, suami Yana, Suaiba Daud (70) dan Yurni Daud (45) yang sedang istirahat tidak mengetahui jika isterinya mengambil bensin yang sering dipakai suaminya sebagai bahan campuran untuk mengecat.

Saat sedang membakar rumput, tak tahunya api yang sudah disirami bensin itu menjilat pakainnya dengan cepat hingga api menjalar ke sebagian besar tubuhnya.

Kepanasan, perempuan baya yang juga merupakan kepala dusun (Kadus) di desa Luawo ini pun berteriak histeris meminta tolong pada warga sekitar. Tak lama kemudian warga sekitar pun datang langsung menyelamatkan korban dengan siraman air. Yana pun langsung dilarikan ke RSAS Kota Gorontalo.

Kepada Gorontalo Post, Yurni Daud, anak korban, mengatakan, dirinya saat itu sedang tertidur. Dia baru sadar musibah tersebut saat mendengar teriakan ibunya yang sedang meminta tolong. “Saya dengan papa lagi tidur, terus kaget orang teriak-teriak suruh lihat mama punya pakaian sudah ada api,” kata Yurni.

Kapolsek Telaga, AKP Okta Rahmansyah SIK, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, korban mengalami luka bakar yang cukup serius di sekujur tubuh. “Kita juga sedang selidiki dulu penyebab pasti di TKP,” ujar Okta.

Namun setelah dipastikan, Okta mengatakan jika api cepat membesar karena rumput yang dibakar sudah disirami bensin sehingga mengenai pakaian Yana. “Dugaannya tidak sempat mengelak,” kata Okta.

Informasi yang diterima Gorontalo Post, Yana Hamzah akhirnya menghembuskan nafasnya yang terakhir di ICCU RSAS sekitar pukul 18.30 Wita. Jasadnya pun sudah dikembalikan kepada pihak keluarga untuk persiapan dimakamkan.(tr-56/hg)