Nou-Uti Harus Pandai Promosikan Gorontalo

PARA fi nalis Nou dan Uti Gorontalo asal kabupaten/kota se-Provinsi Gorontalo melakukan visitasi media ke Graha Pena Gorontalo dan diterima Dirut Gorontalo Post Moh.Sirham, Kamis (7/12).

GORONTALO, Hargo.co.id  – Tujuh pasang finalis nou dan uti tingkat Provinsi Gorontalo melakukan kunjungan ke media cetak Gorontalo Post, Kamis (7/12). Kunjungan ini merupakan salah satu bagian dari agenda dalam masa karantina para finalis nou uti tersebut.

Saat berkunjung ke Graha Pena, finalis yang didampingi langsung Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo DR. Ir. Nancy Lahay, MP dan Kabid Pariwisata Resma Kabakoran tersebut disambut langsung oleh Direktur Utama (Dirut) Gorontalo Post Mohamad Sirham, Pemred Hasanudin Djadin dan Wapemred Jitro Paputungan.

Dalam kesempatan itu, banyak point point penting yang disampaikan Dirut Gorontalo Post Mohamad Sirham kepada para finalis. Diantaranya, para finalis nou dan uti harus pandai dalam mempromosikan Provinsi Gorontalo. “Banyak cara untuk mempromosikan daerah kita, salah satunya lewat media,” kata Sirham.

Sirham mengungkapkan, Gorontalo adalah provinsi yang kaya akan sumber daya alam dan budayanya. Dari sisi pariwisata, beberapa objek wisata saat ini sudah mendunia, misalnya taman laut olele dan pulo cinta. Sementara dari sisi produk, cukup banyak hasil kerajinan tangan masyarakat yang memiliki nilai tinggi, diantaranya karawo dan upiah karanji. “Para finalis nou dan uti adalah calon duta wisata, sehingga itu, perlu untuk ‘menjual’ potensi potensi ini,” ujarnya.

Selain itu, Sirham juga meminta agar nou dan uti utusan kabupaten-kota itu untuk menghilangkan perasaan malu sebagai orang Gorontalo. Sebab, cukup banyak orang Gorontalo yang telah sukses di kancah nasional.

Diantaranya, Thayeb Mohammad Gobel yang sukses menjadi pengusaha besar pertama di Indonesia di bidang elektronik, Arifin Panigoro merupakan pendiri dan pemilik Medco Group, HB Jassin merupakan pengarang, penyunting, dan kritikus sastra berkebangsaan Indonesia serta Jhon A Katili seorang saintis di bidang geologi, pendidik, birokrat, politisi, serta diplomat Indonesia.

“Harus bangga jadi orang Gorontalo, karena banyak orang Gorontalo jadi bagian penting dari Indonesia,” katanya dan mengharapkan, lewat nou dan uti, pariwisata dan budaya Gorontalo kedepan akan semakin maju.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo, DR. Ir. Nancy Lahay, MP mengatakan, dukungan yang diberikan Gorontalo Post akan sangat membantu nou dan uti dalam mempromosikan potensi wisata dan budaya Gorontalo. “Media adalah sarana untuk bisa mempromosikan apa saja yang ingin kita jual, sehingga itu nou dan uti harus memanfaatkan ini. Berbuatlah apa saja hal positif untuk kemajuan Gorontalo,” katanya.

Setelah melakukan diskusi selama beberapa jam, para finalis nou dan uti Provinsi Gorontalo tahun ini juga menyempatkan waktu untuk melihat langsung ruang percetakan Gorontalo Post. Saat itu, Dirut Gorontalo Post Mohamad Sirham menjelaskan satu persatu fungsi dari alat yang ada pada mesin cetak.(dan/hg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *