Obsesi Boalemo Jadi Daerah Tujuan Wisata Dunia

Pulo Cinta, Boalemo. (foto Instagram)

BOALEMO, hargo.co.id  – Momen 18 tahun yang jatuh, Kamis (12/10) hari ini, daerah pemekaran dari Kabupaten Gorontalo, Kabupaten Boalemo memiliki obsesi yang begitu tinggi.

Diusia umur 18 tahun yang merupakan usia remaja yang matang, siap menuju dewasa dengan berbagai program pembangunan yang sudah direncanakan.

Daerah dengan tujuh kecamatan dan luas total 2.567,36 km2 (wikipedia) ini, siap menjadi daerah tujuan wisata dunia.

Boalemo memang terkenal dengan alamnya yang indah. Di daerah yang sebelumnya dipimpin Bupati Rum Pagau dan Wakil Bupati Lahmudin Hambali ini, terdapat resor kelas dunia yang banyak dikunjungi wisatawan mancanegara, yakni pulo cinta.

Sebuah eco resor yang berada di tengah teluk tomoni. Sederet selebriti tanah air dan wisatawan dunia, sudah pernah menikmati Pulo Cinta.

Modal Boalemo menjadi daerah tujuan wisata tak saja pulo cinta. Ada juga pantai pasir putih di Bolihutuo yang pernah menjadi lokasi Sail Tomini dua tahun lalu, dan sejumlah wisata alam lainya.

Bicara infrastruktur, Boalemo juga terus berbenah. Proyek alihtrase jalan yang dibangun pemerintah sejak beberapa tahun lalu, menjadikan daerah ini pesat dalam infrastruktur, termasuk penataan ibukota Tilamuta yang terus dilakukan.

Pada usia ke 18 ini, kepada daerah Kabupaten ini yaitu Bupati Darwis Moridu dan Wakil Bupati Anas Yusuf, pasangan yang berhasil memenangkan pertarungan Pilkada serentak tahun 2017 ini telah mencanangkan banyak hal. Untuk pembangunan jalan khususnya alihtrase sudah diserahkan tanggungjawab asset ke Balai Jalan.

Kini tinggal menunggu restu Kementerian PU-PR. Sisanya tinggal 75 persen menjadi target untuk dituntaskan Dinas PU-PR selama 5 tahun kedepan. Begitu pula penanganan banjir, Pemkab Boalemo melalui Dinas PU-PR Boalemo mendapatkan kucuran anggaran APBN melalui Balai Wilayah Sungai Sulawesi-Gorontalo senilai Rp 97 miliar untuh tahun 2017.

Normalisasi sungai tersebut tidak hanya menghindari bencana banjir, tetapi juga mendukung pembangunan Pelabuhan Tilamuta. Disektor perkebunan kini kerjasama kelapa sawit melalui PT. Agro Arta Surya.

Sedangkan pengembangan coklat (Kakao) ditempuh kerjasama Negara Jepang, yang saat ini terus dilakukan. Boalemo bahkan memiliki obsesi sebagai daerah sentra kakao di daratan sulawesi.

Selain itu, juga memperkuat ekonomi rakyat lewat usaha kecil dan menengah (UKM) dari hasil pengolahan komoditi pertanian. Kini hasil UKM tersebut menguasaipasar lolak hingga internasional. Di pasar lokal misanya produksi minyak kelapa kampung asli Family dari kelompok usaha Kecamatan Tilamuta.

Pengolahan Bioetanol sebagai sumber energi, nata pinata dan kolang-kaling. Pengolahan coklat dari kakao yang kini tembus pasar internasional atas kerjasama Negara Jepang. Diusia pemerintahan DAMAI memasuki 5 bulan ini telah banyak melahirkan program pro rakyat. Sebagai contoh yakni gebrakan Boalemo Melayani Warga (BMW).

Harapan warga Boalemo adalah agar pemerintahan Darwis Moridu – Anas Yusuf benar-benar mewujdukan janji kampanye mereka, serta yang terpenting adalah pasangan ini akur hingga akhir periode. (nrt/hargo)

About Admin Arifuddin

Senang menulis dengan nuansa kesederhanaan

View all posts by Admin Arifuddin →