OJK: Pengawasan Investasi Harus Lebih Diperketat

Hargo.co.id GORONTALO – Merebaknya kasus investasi bodong atau sejenisnya, yang berkedok Multi Level Marketing (MLM) saat ini sudah sangat meresahkan warga. Terakhir akibat infestasi yang tidak jelas ini banyak yang sudah menjadi korban

Menanggapi hal tersebut, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNG, Imran Hambali saat diwawancarai mengatakan bahwa Investasi yang berkedok bodong ini memang sudah terdengar di Gorontalo, akan tetapi ia belum bisa menyimpulkan tentang investasi bodong tersebut.

Tapi, menurutnya yang paling penting diketahui oleh masyarakat adalah setiap kegiatan keuangan yang berada di Indonesia, termasuk dengan investasi dan penaman modal maupun saham itu harus diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Saya belum bisa menyimpulkan apakah yang dilakukan di Gorontalo ini bodong atau seperti apa. Hanya saja kepada masyarakat ketika ada yang menawarkan investasi seperti itu, harus ditanya apakah perusahaan ini telah terdaftar di OJK atau tidak,” ungkapnya.

Sementara itu, Aleg Komisi B DPRD Kota Gorontalo, Mucksin Brekat, menghimbau kepada pemerintah Kota Gorontalo, untuk bisa melacak investasi bodong yang berada di Kota Gorontalo, karena ini sudah meresahkan masyarakat Kota Gorontalo.

“Kalau dia berkedok MLM, maka dalam menjalankan operasinya di Kota Gorontalo harus memiliki izin operasional, jangan sampai yang ada sekarang ini hanya bagian dari judi online, karena menurut saya keuntungnya sudah tidak wajar lagi, menamam modal Rp 250 ribu bisa mendapatkan keuntungan Rp 2 juta 500 ribu, dengan jangka waktu yang tidak terlalu lama. Ini sudah sangat tidak wajar dan perlu dilihat keberadaan perusahaannya,” pungkasnya. (wan/hargo)