Opps! Ternyata Ini Faktor Penyebab Veronica ‘Tak Puas’ Dengan Ahok

Veronica Tan istri Mantan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. (Miftahul Hayat/Jawa Pos)

Hargo.co.id – Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menggugat cerai istrinya, Veronica Tan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Penyebabnya, Vero diduga memiliki Pria Idaman Lain (PIL) yang membuat Ahok kecewa.

Padahal, pernikahan Ahok dan Vero sudah terjalin hingga 20 tahun. Bahkan, keduanya terlihat sangat harmonis saat Mantan Bupati Belitung Timur ini maju menjadi cagub DKI Jakarta tahun lalu.

Psikolog Pernikahan dan Keluarga Nuran Abdat mengatakan kasus perselingkuhan yang terjadi di keluarga disebabkan lima faktor. Penyebab utamanya adalah ‘ketidakpuasan’ pada salah satu pasangan atau antar pasangan.

“Latar belakang dari ketidakpuasan tersebut dapat terjadi yaitu pertama, komunikasi tidak terjalin dengan baik. Padahal, kunci dari rumah tangga ialah sejauhmana dapat mengkomunikasikan perasaan antar pasnagan pada setiap kondisi dengan sesuai,” ujar Nuran kepada JawaPos.com di Jakarta

Faktor kedua adalah, hilang atau kurangnya sikap saling menghargai antar pasangan. Saat pasangan sudah mengalami situasi konflik yang berkepanjangan maka membuat adanya emosi negatif yang meningkat. Saat emosi biasanya menjadi situasi yang memudahakan seseorang bersikap merendahkan, menghina, atau menyerang pasangannya sehingga meningkatkan rasa tidak menghargai satu dengan yang lainnya.

Psikolog Klinis Nuran Abdat

Psikolog Klinis Nuran Abdat (Dok. Jawapos.com)

“Ketiga, pasangan kurang menunjukkan affection (rasa kasih sayang) pada pasangannya, sehingga kebutuhan salah satu pasangan atau keduanya tidak terpenuhi dengan baik,” katanya.

Selain itu, faktor keempat adalah kurangnya upaya mengontrol perasaan negatif saat menghadapi suatu permasalahan dapat menyebabkan jarak antara pasangan dalam memperoleh titik temu pada suatu permasalahan yang dihadapi. Terakhir, adanya sikap tidak bertanggung jawab dalam komitmen yang dulu dimiliki. Di mana, salah satu atau kedua pasangan merasa ‘tidak membutuhkan’ pasangannya lagi.

“Hal ini dapat terjadi karena kurangnya waktu kebersamaan, kurangnya rasa memiliki satu sama lain, kurangnya rasa membutuhkan antar pasangan. Hal-hal inilah yang membuat banyak pasangan akhirnya memutuskan untuk saling menghindar satu sama lain,” jelasnya.

(srs/JPC)