Peluru Itu Menembus Lehernya, Tetapi Dia Merasa Baik-Baik Saja

0
KEBERUNTUNGAN: Peluru yang berada di leher Harvey (kiri). Harvey usai mendapatkan perawatan di RS. (Twitter/Adam Harvey)

Hargo.co.id – Adam Harvey hampir kehilangan nyawa saat bertugas di Marawi, Filipina. Koresponden ABC di Asia Tenggara itu tertembak di lehernya saat mengikuti operasi militer memberantas militan ISIS di Marawi.

Beruntung, peluru yang menembus kulitnya tersebut tidak mengancam jiwa dan dia baik-baik saja meski pelurunya masih berada di dalam leher. ”Saya seperti habis kena lemparan bola kasti. Saya harus pergi tetapi saya baik-baik saja,” katanya.

Dalam postingan di akun Twitternya, @adharves, Harvey memposting foto x-ray yang menunjukkan posisi peluru di lehernya. Dia juga memposting fotonya dengan pipi kiri yang berbalut perban.

Harvey terluka saat sedang melaporkan mengenai pertempuran yang terus berlanjut antara militan dengan pasukan pemerintah di kota yang terletak di Kepulauan Mindanao itu. Sebelum bergabung dengan ABC, Harvey adalah wartawan di Sydney Morning Herald.

Dia juga adik pimred Sunday Telegraph, Claire Harvey, dan anak mantan koresponden politik Nine Network Peter Harvey.(theguardian/tia/JPK/hg)

TINGGALKAN BALASAN