Pemerintah Kesulitan Tertibkan Penambang Emas Ilegal

Ilustrasi (foto JPNN)

Hargo.co.id GORONTALO – Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) masih cukup marak di Gorontalo. Hingga kini tambang ilegal yang beroperasi terdapat di Kabupaten Bone Bolango (Bonbol), Kabupaten Gorotalo, serta Kabupaten Boalemo, dan Kabupaten Pohuwato. meski demikan pemerintah daerah kesulitan menertibkan para penambang liar ini.

Berdasarkan data Dishutamben Provinsi Gorontalo, jumlah tambang ilegal di Gorontalo ada 15 tambang emas. Di Bonbol, terdapat di Kecamatan Bone Raya dan Suwawa Timur. Di Kabupaten Gorontalo terdapat di Kecamatan Asparaga. Di Kabupaten Boalemo terdapat di Kecamatan Paguyaman dan Wonosari. Terakhir di Kabupaten Pohuwato terdapat di Kecamatan Buntulia Utara dan Kecamatan Taluditi.

“Dari sekian banyak pertambangan emas ini rata-rata di back up oleh para pengusaha dan pemilik modal. Hal inilah yang membuat pemerintah dan sejumlah lembaga penegak hukum sulit memberantas lokasi tambang ilegal tersebut,” beber Inspektur Pertambangan, Dinas Kehutanan Pertambangan dan Energi (Dishutamben) Provinsi Gorontalo, Sugiwo, ST.

Inspektur Pertambangan, Dishutamben Provinsi Gorontalo, Sugiwo, ST, mengatakan, bila dibandingkan data tahun 2013, jumlah penambang saat ini memang mengalami penurunan. Hanya saja hal ini tak bisa dibiarkan begitu saja.

“Bila ini terus kita biarkan maka pasti bisa mengalami peningkatan kembali di tahun 2016 mendatang. Apalagi lokasi penambang itu biasanya berpindah-pindah dan mereka juga menggunakan sitim sif,” ungkap Sugiwo.