Pemkab Gorontalo Diminta Copot Fasilitas Wabup

Sekretaris Daerah Hadijah Tayeb saat menerima massa aksi dari masyarakat dan mahasiswa yang meminta untuk mencopot segala fasilitas wakil bupati. Mereka juga menuntut untuk menandatangani petisi.

Hargo.co.id – Masyarakat bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) kembali mendatangai kantor Bupati DPRD Kabupaten Gorontalo yang menuntut pemberhentian wakil bupati.

Dalam orasinya di kantor bupati, massa aksi menyampaikan beberapa tuntutannya yang intinya meminta agar pemerintah daerah memberhentikan wakil bupati karena dianggap telah melakukannya berbagai macam pelanggaran.

Selain itu meminta agar semua fasilitas pemerintah daerah yang diberikan kepada Fadli Hasan sebagai Wakil Bupati untuk dicabut.

Sekretaris Daerah, Hadijah Tayeb yang menerima massa aksi menyampaikan akan menerima apa yang menjadi aspirasi masyarakat namun pihaknya tidak bisa serta-merta memberikan tindakan untuk menarik segala fasilitas negara yang di gunakan oleh wakil bupati, “Ini bukan tanggung jawab kami, semua keputusan ini di tentukan oleh Menteri Dalam Negeri serta masih dalam proses pemeriksaan oleh Mahkama Agung. Jadi yang bisa mengatur itu semua hanyalah mereka,” tegas Hadijah.

Meski sempat berdebat, massa aksi pun meninggalkan kantor bupati dan bergeser menuju Rumah Dinas Wabup sebagai titik terakhir penyampaian orasi. Namun saat akan memasuki kompleks rumah dinas wabup, mereka tidak diberikan izin untuk mendekat dan dijaga ketat oleh pihak kepolisian.

Sebelumnya, massa juga sempat mendatangi kantor DPRD Kabupaten Gorontalo namun tidak ada satupun legislator menara yang ada di sana.(tr-56/hg)