Penyesalan Gagal Kudeta Napoli

Hargo.co.id BERGAMO – Misi Inter Milan menjadi capolista harus tertunda kembali.

Sabtu(16/1) di Stadion Atleti Azzuri d’Italia, Inter ditahan imbang Atalanta dengan skor 1-1.

Dengan hasil imbang tersebut Inter tertahan untuk sementara di posisi runner up dengan poin 40. Sedang Atalanta masih di posisi kesebelas dengan poin 25.

Dua gol dalam laga kemarin sama-sama lahir dari bunuh diri. Atalanta memimpin duluan berkat gol bunuh diri bek Inter Jeison Murillo di menit ke-18. Lalu gol buat Inter, juga lahir dari Rafael Toloi (25’).

Bagi Inter hasil imbang kemarin memperlihatkan kalau mereka belum move on dari kekalahan 0-1 dari Sassuolo Minggu (10/1) lalu.

Dari catatan opta kemarin, kiper Inter Samir Handanovic layak disebut sebagai hero. Dalam empat laga terakhir, Handanovic melakukan penyelamatan minimal lima kali per laga.

Walau demikian, tuan rumah lebih agresif dalam melakukan tembakan ke gawang lawan. Yakni 16 berbanding 12. Bicara akurasi Atalanta juga lebih apik. Persenatsenya mencapai 41,7 persen. Inter hanya 22 persen.

Nah, gol bunuh diri Inter lahir saat Murillo salah melakukan antisipasi umpan. Berniat menghalau umpan Boukary Dreme, bek asal Kolombia itu malah memasukkan bola ke gawang Handanovic.

Seperti ingin ‘balas budi’ kepada Inter, bek Atalanta Toloi juga salah membaca umpan penyerang Inter Mauro Icardi. Bola yang ditujukan buat pemain Inter Stevan Jovetic, malah disambar Toloi delapan menit sesudah gol bunuh diri Murillo.

Seperti diberitakan situs resmi Inter, meski timnya gagal capolista kiper Inter Handanovic belum putus asa.

“Jalan masih panjang untuk menentukan juara Serie A. Kini kami fokus bertemu Napoli buat delapan besar Coppa Italia,” tutur kiper asal Slovenia itu. Rabu (20/1) mendatang, Inter akan bertandang ke San Paolo untuk menantang Napoli. (dra/hargo)