Perjalanan Si Ratu Gadai Mobil Rental: Sang Atasan Akui Pelaku Punya Kinerja Sangat Baik, Tapi….. (3)

Kapolsek Kota Tengah Kota Gorontalo, IPTU Tamsir Manoppo ketika melakukan intograsi kepada pelaku MW di ruang penyidik. Foto Natha/Gorontalo Post

GORONTALO, Hargo.co.id – Kepercayaan menjadi modal utama dari para korban WM. Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo itu berhasil menyakinkan para korbannya. Alhasil dari kepercayaan tersebut, para korban pun harus merelakan Mobil serta uang puluhan juta mereka hilang begitu saja.

Dari informasi yang dirangkum, WM merupakan pegawai ASN di lingkungan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Gorontalo.

Mengenai perkara yang menimpa WM tersebut, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Gorontalo Samsudin Ibrahim, membenarkan salah satu stafnya yang kini sedang diproses di Mapolsek Kota Tengah atas dugaan penipuan.

Ia sendiri masih tak percaya, jika WM terlibat kasus hukum,.

“Sejak tahun 2013 saya ditugaskan sebagai Kepala Dinas Capil, yang bersangkutan sudah berstatus pegawai disini, dan sejauh ini, kinerjanya sangat baik. Tidak ada masalah dengan urusan pekerjaan kantor,” kata Syamsudin.

WM sendiri adalah ASN Golongan II dan juga bersuamikan seorang ASN di Kota Gorontalo. Memang kata Syamsudin, jika seringkali saat MW berada di kantor, kerap didatangi tamu yang terinformasi memiliki pembicaraan pribadi dengannya.

“Saya sempat tanyakan kepada yang bersangkutan, dan dia seringkali bercerita soal persoalannya dengan terkait pinjaman, saya juga sering memberikan masukan agar dia senantiasa tidak menuruti keinginannya terkait materi,” jelas Syamsudin. Hingga kemudian Syamsudin baru mendengar perihal kasus yang menimpa WM pada Senin (16/4).

“Saya sangat kaget dan tidak menyangka ternyata permainannya sudah sampai seperti itu,”ujarnya.

Pada hari ketika dibekuk petugas Polsek, diakui Syamsudin MW sempat berkomunikasi via telefon dengan dirinya.

“Saya sendiri beserta beberapa staf dari kantor kemudian menjenguknya di Mapolsek. Ketika melihat saya, Dia (WM) menangis dan meminta maaf kepada saya dan rekan rekan se kerjanya,” Kata Syamsudin.

Ia menilai, perkara dugaan penggelepan seperti ini tidak seharusnya terjadi jika ASN dapat mawaba diri dan mampu mengendalikan keuangan.

[Baca: Perjalanan Si Ratu Gadai Mobil Rental: ASN di Lingkungan Kota Gorontalo, 19 Mobil Sudah Tergadai (1) ]

“Ini tentu jadi pembelajaran bersama bagi saya dan para ASN lainnya,” tandas Syamsudin.

[Baca: Perjalanan Si Ratu Gadai Mobil Rental: Pengakuan Para Korban, Pelaku Gunakan Modus Sebagai Usaha, Jaminannya ‘Saya ASN’ (2)]

Dikalangan rekan kerjanya, WM juga sosok yang baik. “Dia tidak sombong, sering bercanda dengan orang-orang kantor,”kata Lestari, rekan MW yang juga staf Dinas Capil Kota Gorontalo. (hargo/Bersambung)

About Admin Arifuddin

Senang menulis dengan nuansa kesederhanaan

View all posts by Admin Arifuddin →