Petani Jagung Ditemukan Tewas Tersambar Petir

0
Ilustrasi korban yang terkena sambaran petir

Hargo.co.id GORONTALO – Ako Hulanto (43) warga Desa Ilotidea Kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo mengegerkan warga sekitar, setelah ia ditemukan tewas, akibat disambar petir di kebun jagung, Jumat (15/1). Insiden naas yang menimpa Ako Hulanto itu terjadi sekira pukul 15.30 wita.

Bermula ketika Ako Hulanto berada di rumah sekitar pukul 04.00,diajak Sahril Yusuf yang tidak lain adik ipranya ke kebun jagung yang berada di dekat danau limboto yang jaraknya 1 KM dari rumah korban.

Kemudian korban pergi ke kebun tersebut, ditemani adik ipar korban bersama rekannya Kapo, yang biasa menemani korban saat bekerja.

Setibanya di lokasi kebun, Ako Hulanto masih sempat bercanda dengan mereka sambil mencabut rumput yang ada di kebun itu. Setelah beberapa menit kemudian saat kondisi cuaca yang mulai gelap, Sahril Yusuf mengajak korban untuk kembali ke rumah, namun sebelum kembali, Sahril masih sempat melepas hewan peliharaan yang terikat di kebun tersebut.

Disaat bersamaan korban juga hendak mengambil topi miliknya yang dugantung di ranting pohon yang berdekatan dengan sapi tersebut.

Tiba-baa Sahril kaget lantaran parang yang terikat di pingganya terlempar disertai petir yang menyambar.

Lebih kaget lagi ketika Sahril melihat korban sudah jatuh ke tanah tak sadarkan diri lagi. Diakui Sahril Yusuf, melihat kondisi korban yang sudah terbaring dengan kondisi luka bakar bagian paha kanan dan punggung sebelah kanan.

Dirinya dengan bergegas meminta pertolongan warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi kejadian. Setelah itu korban langsung dilarikan ke rumah Sakit Aloe Saboe Kota Gorontalo menggunakan mobil pick up milik warga setempat.

Sayangnya, setiba di rumah sakit, nyawa Ako Hulanto sudah tak tertolong lagi. Bapak dua anak ini menghembuskan nafssnya yang terakhir sesaat sebelum ditangani oleh petugas medis. (tr 48/ndi/hargo)