Pilbup Boalemo: Golkar Tak Akomodir Lahmudin

LAHMUDIN HAMBALI

Hargo.co.id GORONTALO – DPD II Partai Golkar Boalemo memastikan tetap akan mengusung Rum Pagau yang saat ini menjabat Bupati Boalemo dan juga selaku Ketua DPD II Golkar Boalemo sebagai calon Bupati pada pilkada Boalemo tahun 2017 mendatang. Kepastian ini juga memupus keinginan salah satu kader Golkar Boalemo, Lahmudin Hambali untuk maju sebagai calon Bupati melalui partai Golkar.

Hal ini terungkap dalam rapat pleno diperluas DPD II Golkar Boalemo. Rapat yang digelar pada Selasa (12/4) ini, membahas empat nama yang ikut penjaringan Partai Golkar. Keempatnya yakni Rum pagau, lahmudin Hambali, Hardi Mopangga dan Hisyam Tambio.

Dari empat figur itu, Rum dan Lahmudin merupakan kader Golkar. Lahmudin sendiri saat ini menjabat Wakil Bupati mendampingi Rum Pagau. “Dokumen keputusan rapat akan diserahkan ke DPD I Provinsi Gorontalo, selanjutnya akan dibahas melalui rapat diperluas Kamis (14/4).

Mudah-mudahan keputusan itu tidak akan tergoyahkan sebab berdasarkan penilain kader Golkar, yang mana Pak Rum Pagau dinilai berhasil memimpin Boalemo,” kata Sekretaris DPD II Partai Golkar, Oktohari Dalanggo.

Hal lain yang diputuskan pada rapat tersebut yakni kader Beringin Blaemio menyepakati Rusli Habibie yang juga Ketua DPD I Golkar untuk kembali diusung pada Pilgub 2017. Rusli Habibie dinobatkan sebagai calon gubernur pada Pilkada 2017,

Sementara itu, Rum Pagau mengungkapkan bahwa rapat pleno merupakan mekanisme partai sesuai petunjuk DPP Partai Golkar. Ini merupakan satu ketentuan yang harus dilewati oleh pengurus Partai Golkar yang ada di Boalemo. Rum Pagau mengajak seluruh kader Golkar di kecamatan dan kabupaten untuk bersama-sama memenangkan Pilkada Boalemo dan Pilgub 2017.

“Kita sudah memegang kendali di Boalemo baik itu bupati, wakil bupati maupun Ketua DPRD. Tentu ini tidak membuat kita lengah, sebab segala sesuatunya harus kita berjuang, dan perjuangan itu harus dilandasi dengan ikhlas. Meski Golkar bisa mencalonkan tanpa koalisi di Pilkada Boalemo, tetapi tidak menutup partai-partai lain untuk sama-sama berjuang memenangkan pemilihan bupati maupun gubernur 2017 mendatang,” kata Rum Pagau.

Sementara itu, Wakil Ketua DPD I Golkar Provinsi Gorontalo Budiyanto Napu mengungpakan bahwa dari hasil musyawarah nantinya nama yang akan diusulkan harus dibuatkan berita acara secara tertulis.

“Insya Allah penetapan nama-nama nominasi bakal calon bupati dan wakil bupati akan diplenokan di tingkatan provinsi. Pleno itu akan bersamaan dengan penentuan siapa yang akan diusung Partai Golkar di Pilgub,” kata Budiyanto Napu. (tr-30/hargo)