Pilwako Mengarah Adhan Vs Rum Marten Masih Wait and See

Grafis. Gorontalo Post

GORONTALO, Hargo.co.id – Tingginya dinamika politik menjelang pendaftaran pasangan calon pada 8-10 Januari 2018 mendatang, berpotensi memunculkan kejutan pada masa-masa injury time. Kejutan yang bisa saja terjadi adalah penyusutan jumlah kontestan calon.

Kalau selama ini Pilwako Gorontalo memunculkan tiga kontestan calon, terbuka peluang Pilwako hanya akan memunculkan dua pasang calon. Yaitu pasangan Adhan Dambea-Charles Budi Doku serta Rum Pagau-Rusliyanto Monoarfa.

Potensi ini mulai terbuka. Pasalnya sejauh ini, baru dua pasang calon itu yang telah mendapatkan SK dukungan dari partai politik. Rum Pagau-Rusliyanto Monoarfa sudah mendapatkan SK dukungan dari PPP-PDIP. Sementara Adhan Dambea-Charles Budi Doku sudah mengantongi SK dukungan PAN. Dalam waktu dekat, SK dukungan Hanura dan Gerindra akan segera keluar untuk pasangan ini.

Sementara kandidat yang merupakan petahana di Pilwako yaitu Marten Taha, sejauh ini belum ada kepastian soal SK dukungan partai pengusung. Marten Taha memang telah mendapatkan isyarat dukungan dari Golkar dan PBB. Tapi sampai kini belum ada kepastian waktu dari dua partai tersebut untuk menerbitkan SK dukungan.

Hal ini makin diperparah dengan kondisi Golkar yang kini sedang menghadapi persoalan internal di DPP pasca penahanan Ketua Umum Golkar Setya Novanto oleh KPK, setelah ditetapkan tersangka kasus dugaan korupsi KTP elektronik.

DPP Golkar kini masih bergelut dengan desakan Munaslub untuk melengserkan Setya Novanto. Sehingga menjadikan Marten Taha kini dalam posisi wait and see (menunggu dan melihat) perkembangan dinamika politik.

Karena sudah mendapatkan angin segar untuk melangkah ke panggung Pilwako, Adhan Dambea dan Rum Pagau kini mulai memantapkan persiapan untuk pemenangan Pilkada. Salah satu upaya yang ditempuh pasangan Adhan Dambea-Charles Budi Doku (AD-CBD) untuk bisa menarik simpati masyarakat yaitu dengan mengeluarkan program asuransi kepada 100 ribu warga Kota Gorontalo. “Padahal pemilih kita hanya ada 130-140 ribu.

Tapi kami sudah asuransikan 100 ribu warga. Dan sudah dirasakan manfaatnya. Di Kelurahan Pilolodaa ada yang meninggal, itu sudah ada klaim asuransi,”kata Adhan. Ia juga intens melakukan sosialisasi di kecamatan dan kelurahan.

“9 kecamatan sudah, 15 kelurahan juga sudah sosialisasi,”katanya. Di Kota Gorontalo saat ini, kata Adhan banyak yang harus dibenahi, diluruskan dan ditertibkan. “Demi kota yang lebih baik lagi,”tandasnya.

Sementara pasangan Rum Pagau-Rusliyanto Monoarfa mulai menyiapkan infrastruktur pemenangan. Menurut Rusliyanto, dalam waktu dekat nanti akan dibentuk sekretariat gabungan pemenangan yang nanti akan mengkoordinasikan kegiatan pemenangan sampai ke tingkat paling bawah. “Nanti di level kecamatan akan dibentuk tim pemenangan dari PPP dan PDIP yang nanti akan menggalang dukungan masyarakat,” jelasnya.

Menurutnya konsep perubahan melalui re-desain dan revolusi pembangunan Kota Gorontalo yang ditawarkan oleh Rum-Rusliyanto menjadi daya pikat kuat bagi masyarakat Kota Gorontalo. Karena perubahan itu sebetulnya sudah sangat dinantikan oleh masyarakat. “Konsep yang kami tawarkan sudah sejalan dengan apa yang menjadi harapan dan keinginan masyarakat Kota Gorontalo,” jelasnya. (rmb/hg)