PKS Kepincut Ide Rum-Rusliyanto

PENGURUS DPW PKS dan DPC Kota Gorontalo tadi malam (13/11) bersilaturahmi dengan calon walikota-wakil walikota Rum Pagau-Rusliyanto Monoarfa, di rumah pribadi Rum Pagau.

Hargo.co.id GORONTALO – Walau tak memiliki kursi di DPRD Kota Gorontalo, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tak ingin melewatkan begitu saja momentum pemilihan walikota-wakil walikota Gorontalo 2018 mendatang. Tak ingin hanya menjadi penonton, PKS mulai melakukan road show politik menemui para kandidat calon.

Tadi malam (13/11), pengurus DPW PKS dan DPC Kota Gorontalo bertemu dengan kandidat calon walikota-wakil walikota Rum Pagau-Rusliyanto Monoarfa di rumah pribadi Rum Pagau. Kedatangan pengurus PKS seperti Ketua DPW Adnan Entengo dan Ketua DPC PKS Kota Gorontalo Iman Hadi Waluyo itu dalam rangka memenuhi undangan Rum-Rusliyanto.

“Kami mengundang mereka selain untuk silaturahmi sekaligus juga ingin menyampaikan rencana kami untuk ikut Pilwako. Makanya dalam pertemuan, pak Rum dan saya memaparkan alasan ikut Pilwako dan apa yang akan kami lakukan untuk Kota Gorontalo,” ungkap Rusliyanto Monoarfa, kepada Gorontalo Post, usai pertemuan.

Pada kesempatan itu, Rum Pagau memaparkan konsep yang akan diusung ke Pilwako. Yaitu melakukan redesain dan revolusi pembangunan di Kota Gorontalo. Menurut Rusliyanto, perubahan total dan menyeluruh diperlukan untuk meletakkan Kota Gorontalo pada posisi sebenarnya.

Yaitu sebagai kota jasa yang tetap memperhatikan adat, budaya serta kearifan lokal. Perubahan menyeluruh ini tidak hanya diperlukan untuk pembangunan fisik tapi juga mental spritual masyarakat.

“Kami paparkan bahwa kami konsen dengan pelayanan pendidikan dan kesehatan yang murah dan berkualitas. Termasuk obsesi kami agar Kota Gorontalo punya rumah sakit moderen dengan standar internasional,” tandas Rusliyanto.

Konsep dan gagasan ini menurut Rusliyanto, mendapatkan sambutan dan apresiasi positif dari PKS. Karena ide yang ditawarkan rupanya sejalan dengan keinginan PKS agar pembangunan di Kota Gorontalo harus pembangunan yang berkeadaban. “Kesan pertama begitu menggoda. Itu yang disampaikan pengurus PKS kepada kami berdua,” ujar Rusliyanto.

Walau sangat tertarik dengan ide Rum-Rusliyanto, PKS belum menyatakan sikap. Karena masih akan melakukan silaturahmi dengan para kandidat calon. “Kita hargai itu. Karena untuk menentukan sikap dan dukungan di Pilwako, PKS punya mekanisme internal,” tandasnya. (rmb/hg)