Pohon Tumbang di Buroko, Listrik Gorontalo Padam Total

0
Ilustrasi

GORONTALO, Hargo.co.id – Padamnya listrik di sejumlah wilayah di Gorontalo, kemarin, Kamis (5/1), mengundang pertanyaan di kalangan warga. Pasalnya, listrik padam berlangsung hingga 5 jam lamanya.

Salah seorang warga Dungingi, Mohammad Yusuf, mengakui dirinya dirugikan dengan pemadaman oleh PLN yang berlangsung selama 5 jam tersebut.

“Saya tidak bisa ba jual apa-apa karena mati lampu tiba-tiba begini. Terus, matinya lama sekali uwti,” kata Yusuf. Dia menambahkan, saat ini tarif listrik sudah dinaikkan, dan akan terus naik tiga kali hingga Maret 2017 mendatang. Namun, balasan pelayanan yang diberikan pihak PLN belum bisa maksimal.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala PLN area Gorontalo, Nayusrizal, mengungkapkan permohonan maafnya kepada seluruh warga Gorontalo atas pemadaman yang terjadi,

“Kami sampaikan bahwa telah terjadi gangguan mendadak pada jaringan transmisi 150 KV dari Gardu Induk Boroko ke Marisa, yang mengakibatkan PLTG Marisa tidak bisa mensuplai sistem sehingga Gorontalo mengalami pemadaman total,” kata Nayusrizal saat di hubungi, kemarin.

Dia merinci, kejadiannya pada Pukul 10.07 Wita Saluran Transmisi Tegangan Tinggi 150 KV dari Gardu Induk Boroko ke Marisa trip padam otomatis yang mengakibatkan daerah Gorontalo padam total. Setelah dilakukan pelacakan lapangan, ditemukan penyebab gangguan adanya pohon yang tumbang ke jaringan di lokasi Desa Komus 2,

Kecamatan Pinogaluman, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut). Selanjutnya, dilakukan penormalan secara bertahap mulai pukul 13.25 Wita dan terakhir pada pukul 14.33 Wita semua penyulang distribusi Area Gorontalo sudah bisa dinormalkan.

“Untuk itu, atas kejadian ini kami meminta maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan ini, dan mengucapkan terima kasih atas pengertian dari masyarakat Gorontalo,” tandasnya.(TR-49/hargo)