Polisi Beratribut Lengkap Terjaring Balap Liar, Ternyata

0
AP (18) alias Andre oknum polisi gadungan yang terjaring operasi balap liar oleh Polres Gorontalo

 

Hargo.co.id LIMBOTO – Dalam patroli balap liar yang digelar, kemarin, Kamis (15/6) dini hari, sedikitnya 10 sepeda motor berhasil diamankan oleh Polres Gorontalo.

Menariknya, ada seorang pengendara yang juga ikut terjaring dalam razia tersebut sedang mengenakan seragam kepolisian lengkap dengan atributnya.

Usut punya usut, ternyata pengendara yang diketahui berinisial AP (18) alias Andre ini bukanlah anggota kepolisian.

Informasi yang dihimpun Gorontalo Post, patroli ini dimulai sejak pukul 00.30 wita. Kepolisian yang mendapatkan informasi dari masyarakat mengenai maraknya balapan liar di kompleks perkantoran Pemda Kabupaten Gorontalo, langsung menuju ke lokasi tersebut.

Disana, telah bersiap-siap para pembalap yang sebagaian besar merupakan pelajar itu. Mereka berkumpul di sebuah garis start tepat di depan Kantor Bupati, lengkap dengan sejumlah motor yang telah dimodifikasi menggunakan knalpot racing.

Kegiatan yang kerap mengganggu waktu istirahat warga ini pun dibubarkan kepolisian.

Pembalap serta para penontonnya kocar-kacir dan melarikan diri ke segala arah setelah melihat ada polisi yang datang.

Sekitar 10 pengendara pun berhasil diamankan petugas, sepeda motor mereka yang juga tidak memiliki kelengkapan itu langsung dibawa ke Mapolres Gorontalo.

Dari sejumlah pengendara yang diamankan petugas, ada satu pengendara AP, alias Andre, warga Kelurahan Dutulanaa yang menjadi sorotan karena sedang mengenakan seragam kepolisian.

Namun dihadapan kepolisian, Andre yang bukan merupakan anggota polisi itu mengaku tidak terlibat dalam balapan liar.

Ia mengatakan baru saja pulang dari rumah pacarnya dan tak sengaja lewat di lokasi balap liar.

Sementara seragam yang ia kenakan merupakan milik temannya yang sengaja ia gunakan hanya untuk sekedar iseng saja.

Kasat Lantas Polres Gorontalo, AKP Satrio Prayogo, SIK, saat dikonfirmasi mengatakan, 10 sepeda motor tersebut akan ditahan selama 2 bulan, dan baru bisa diambil setelah pemiliknya bisa melengkapi kelengkapan sepeda motor tersebut.

“Sementara itu kami juga menahan salah satu pengendara yang bukan merupakan anggota kepolisian namun memakai seragam polisi di jalan raya lengkap dengan atributnya, dan sementara masih kita lakukan penyelidikan untuk dimintai keterangan mengenai asal usul dari seragam itu, dimana dia mendapatkannya,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Gorontalo, AKBP Purwanto, SIK, saat dikonfirmasi mengenai masalah tersebut mengatakan,

pihaknya belum bisa memastikan apakah tindakan itu sudah masuk dalam kategori Polisi gadungan,

karena sampai dengan saat ini belum ada pihak yang dirugikan dengan hal tersebut.

“Hingga kini kami belum bisa simpulkan bahwa itu polisi gadungan, kerena belum ada laporan penipuan atau hal lain yang dilakukan dengan mengatasnamakan polisi,” tandasnya.(tr-55/hargo)

TINGGALKAN BALASAN