Polisi Tetapkan Koan Jadi Tersangka

KK alias Koan terduga pelaku sodomi saat digiring polisi ke Mapolres Gorontalo Kota, senin (7/8) (Yudhistira Saleh/Gorontalo Post)

Hargo.co.id GORONTALO – Polisi menetapkan satu tersangka kasus sodomi terhadap Topan-nama samaran- (7) warga Kota Selatan, Kota Gorontalo. Tersangka berinisial KK alias Koan (53) yang sempat mengelak dari tuduhan kini sudah menginap di hotel prodeo Polres Gorontalo Kota.

“Sudah ada satu tersangka, atas nama KK alias Koan. Tersangka sudah ditahan,” tegas Kasat Reskrim AKP Tumpal Alexander kepada Gorontalo Post, kemarin.

Sebelumnya, dugaan kasus sodomi itu terungkap saat Topan menceritakan perbuatan KK alias Koan, setelah dipaksa oleh keluarga ketika melihat gelagat lain dari Topan.

Kala itu, bocah yang masih duduk di bangku kelas 1 SD ini kerap keluar masuk kamar mandi sembari mengeluhkan sakit di bagian pantatnya.

Kaget dengan cerita Topan, pihak keluarga pun melaporkan persoalan ini ke polisi. Menurut AKP Tumpal Alexander, usai melakukan aksinya, Topan sempat diancam agar

tidak menceritakan peristiwa itu kepada siapa pun. “Kasus ini masih kita dalami terus,” kata Tumpal. Sebelumnya, penjemputan KK alias Koan di rumahnya berlangsung dramatis, Senin (7/8).

Pria yang sehari-harinya bekerja sebagai pengusaha itu nyaris menjadi sasaran amuk warga setelah beredar kabar dirinya menjadi pelaku aksi “jeruk makan jeruk” kepada salah seorang anak berumur 7 tahunan yang tinggal tidak jauh dari rumahnya.

Ratusan warga nampak berkerumun di salah satu rumah milik warga Kota Gorontalo yang ditinggali oleh sejumlah kerabatnya itu.

Sebuah mobil polisi pun nampak terparkir di depan rumah. Usut punya usut, keramaian ini terjadi karena masyarakat hendak melihat langsung proses evakuasi salah seorang penghuni rumah yang diduga menjadi pelaku sodomi.

KK alias Koan sempat mengelak dan tidak mau mengakui perbuatannya. Setelah dilakukan negosiasi selama beberapa menit, Koan pun akhirnya diamankan polisi yang khawatir korban akan menjadi sasaran amuk warga.

Dengan pengawalan ketat sejumlah anggota kepolisian bersenjata lengkap, pelaku yang menggunakan jaket merah dan celana pendek itu nampak keluar dari rumah dan masuk ke dalam mobil polisi, untuk diamankan di Kantor Mapolres Gorontalo Kota.

Saat di introgasi, pria yang diketahui belum menikah itu membantah melakukan sodomi. “Saya tidak bikin apa-apa itu anak, dia Cuma datang ke rumah saya,” ujarnya.(tr-45/hg)