Posisi Penjualan Motor Sport Kembali di Ambil Honda

Suwito saat mencoba Honda CBR 150 di Surabaya belum lama ini

Hargo.co.id SURABAYA – Setelah 7 tahun kehilangan posisi puncak, Honda akhirnya berhasil kembali memimpin pasar motor sport di Jawa Timur. Medio Januari – Februari 2016, pabrikan motor asal Jepang itu mencatat market share sebesar 48 persen.

Marketing Division Head PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM) Abdy Ronotana menyatakan, pihaknya pernah berjaya pada 2009, kemudian turun secara perlahan. ”Tapi, secara perlahan kembali naik,” katanya akhir pekan lalu. Dia menyatakan, secara keseluruhan, pasar motor sport di Jatim turun 15 persen tahun lalu.

Presiden Direktur MPM Suwito menyatakan, tahun ini pihaknya menargetkan market share motor sport berada di angka 55 persen. ”Kami lebih agresif meluncurkan model baru serta memperbanyak aktivitas diler untuk mempertahankan market share,” katanya. Pihaknya optimistis tahun ini penjualan motor sport mampu naik hingga 20 persen. Untuk varian terbaru Honda All New CBR 150 R ditargetkan mampu terjual 1.500 unit per bulan.

”Jika perekonomian membaik, daya beli akan meningkat dan berdampak pada peningkatan pembelian motor sport. Selain itu, biasanya motor sport menjadi kendaraan kedua dan dibeli untuk hobi,” lanjutnya. Sampai saat ini angka inden mencapai 500 unit. Sejak pertengahan Maret sudah terkirim 400 unit di Jawa Timur.

Di sisi lain, dia menilai, penurunan BI rate belum berdampak signifikan terhadap penjualan sepeda motor di Indonesia. ”Kami berharap pada kuartal kedua tahun ini akan membaik karena pada triwulan pertama masih sedikit sulit akibat hujan dan banjir,” ujarnya. MPM menargetkan mampu menjual motor sport 5-6 ribu unit per bulan. Dia optimistis Honda All New CBR 150 R tidak akan menggeser pasar Honda CB 150 R.(hargo/jpnn)