Potensi GORR Sangat Besar, Bisa Tumbuhkan Perekonomian Rakyat

Rusli Habibie. (dok Hargo.co.id)

Hargo.co.id GORONTALO – Pembangunan jalan lingkar Gorontalo atau Gorontalo Outer Ring Road (GORR) yang sampai saat ini terus digenjot diprediksi membawa keuntungan besar bagi rakyat Gorontalo.

Itu dikatakan Gubernur Rusli Habibie bahwa GORR adalah peluang emas Gorontalo yang berhasil ia rebut. Karena pembangunan infrastruktur yang dibuka Presiden Joko Widodo lansung ia manfaatkan.

“Kenapa GORR. Karena lihat, ada proyek jembatan saja di depan Polda (Jl. Limboto Raya), macetnya sangat penjang. Belum akan datang seperti apa, 10 – 20 tahun akan datang. Ini yang saya tangkap, dan Alhamdulillah disetujui,” kata Gubernur Rusli Habibie.

Dengan akses GORR maka waktu ke bandara dari Kota Gorontalo akan lebih singkat. Jalan bebas hambatan dengan lebar 60 meter ini memperpendek waktu dari Kota Gorontalo ke bandara Djalaludin, karena hanya kurang dari 30 menit.

Menurut Rusli Habibie, GORR tidak hanya sampai di pelabuhan fery dengan panjang total 45 KM. Tapi melingkar melalui jalan Paguyaman Pantai – Biluhu hingga Pentadu, dan melintasi kawasan ekonomi terpadu Gorontalo Paguyaman Kwandang (Gopandang).

“Biluhu itu potensi ekonominya sangat luar biasa. Pariwisata, perikanan, keluatan. Dan itu belum terakses. Saya ingin dengan GORR itu bisa terwujud,”ujarnya.

Pengembangan jalan Batudaa Pantai- Biluhu kata Gubernur memang mengalami kendala sebab status jalan yang bukan jalan nasional. Pembangunan dengan APBD tidak cukup.

“Saya usulkan ke pusat untuk menjadi jalan nasional. Alhamdulillah pada bulan maret 2015 ditetapkan sebagai jalan nasional. Dan tahun ini mendapat anggaran kurang lebih Rp 100 miliar,”paparnya.

Upaya ini kata Rusli Habibie tak lepas dari komitmenya membangun infrastruktur di Gorontalo. Bila semua target infrastruktur beres, ia optimis potensi daerah seperti pariwisata dengan sendirinya terbuka. (san/tro/hargo)