Potong Jalur, Brakk! Kakek Ini Nyaris Tewas

Sabdin Inaku (64) terkapar di jalan setelah ditabrak oleh pengendara sepeda motor lainnya di jalan Jhon Aryo Katili kemarin.

Hargo.co.id – Niat pergi mencari sarapan, Sabrin Inaku (64) malah dirujuk ke rumah sakit setelah bertabrakan dengan pengendara sepeda motor Suzuki Smash, Ranto Puhi (26) di jalan John Aryo Katili, Kelurahan Tanggikiki, Sipatana, Kota Gorontalo, kemarin, Kamis (18/1).

Dari informasi yang dirangkum, sekitar Pukul 09.10 Wita, Sabrin Inaku yang terdaftar sebagai warga Kelurahan Paguyaman, Kecamatan Kota Tengah bergerak dari arah simpang lima menuju SPBU Andalas dengan menggunakan sepeda motor Honda tanpa pelat nomor.

Dari arah yang sama, melaju Suzuki Smash dengan nomor Polisi DM 2697 BM yang dikendarai Ranto Puhi, warga Desa Tinggulo, Kecamatan Limboto.

Saat Sabrin memotong jalur menuju SPBU, Ranto Puhi yang bergegas menuju tempat kerjanya kehilangan kendali dan menabrak bagian kanan sepeda motor milik Sabrin Inaku.

Akibatnya, kaki kanan Sabrin Inaku mengalami luka dan sepeda motornya mengalami lecet. “Saya sudah membunyiklan klakson kepada bapak itu dari kejauhan tapi tidak dihiraukan dan tetap membelok,” ujar Ranto.

Sabrin Inaku mengalami pusing di kepala akibat terbentur di aspal, sempat muntah dan terluka di bagian kaki dan harus di jahit. Namun Sabrin Inaku belum mau dilakukan penjahitan dan untuk Ratno Puhi terluka lecet.

Kapolres Gorontalo Kota, AKBP Yan Budi Jaya,SIK melalui Kasat Lantas AKP Dodi Munandar,SIK melalui Kanit Laka Ipda Felky Kawet membenarkan insiden tersebut. “Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Hanya pengemudi sepeda motor kurang berhati-hati sehingga menyebabkan kecelakaan,” katanya.

Sementara itu, Brigadir Ichuk Eca di lokasi mengatakan korban kecelakaan masih diperiksa kelengkapan surat kenderaan bermotor dengan membuat laporan dengan nomor: R/14/1/2018/LL/RES-Gtlo kota, “Karena masih dalam penanganan rumah sakit jadi kami belum bisa meminta keterangan dari pihak korban, dan untuk pelaku yang menabrak masih kami mintai keterangan, dan kedua motor tersebut sementara ini belum kami tahan,” ujar Ichuk.(kif/tr-59)