Puluhan ‘Motor Bodong’ Terjaring Razia

PULUHAN sepeda motor tanpa surat-surat kendaraan ditilang petugas Lantas Polres Bonebol dalam operasi yang digelar, Senin, (12/2)

Hargo.co.id– Operasi penertiban kendaraan bermotor yang digelar Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bone Bolango (Bonebol) cukup mengejutkan. Pasalnya, bukan sedikit sepeda motor yang tidak mengantongi surat-surat kendaraan alias motor bodong masuk perangkap operasi. Seluruhnya langsung dikenakan tilang tegas, Senin, (12/2).

Pantauan Gorontalo Post, operasi digelar sejak pagi sekira pukul 09.00 Wita di Jl. Trans Kabila-Suwawa. Saat itu terlihat arus kendaraan bermotor memang cukup padat. Satu demi satu, kendaraan bermotor yang melintasi titik operasi dihentikan petugas untuk diperiksa kelengkapan surat-surat kendaraan sampai aksesorisnya. Sebagian kendaraan lagi terpantau berbalik arah mengindari operasi. Meski begitu, tidak kurang dari 58 sepeda motor yang tidak memiliki surat-surat kendaraan berhasil terjaring.

Saat di TKP, sebagian pengemudi yang kendaraannya terjaring razia ini coba melakukan negosiasi dengan petugas. Namun, penindakan tanpa ampun diberlakukan. Seluruh kendaraan yang tidak memiliki surat-surat itu tetap diangkut menuju Mapolres Bonebol. Kasat Lantas Polres Bonebol AKP Arfandi Nurkamiden mengatakan, penindakan tegas sudah harus diberlakukan terhadap para pengendara kendaraan bermotor yang tidak taat berlalu lintas, dan tidak melengkapi surat-surat kendaraan. Sebab, jika tidak demikian mereka akan terus mengulangi pelanggaran tersebut.

Menurutnya, selama ini operasi lalu lintas rutin digelar pihaknya agar masyarakat lebih sadar untuk menaati ketentuan berkendara. Mantan Kapolse Limboto Barat ini menyayangkan karena ternyata masih saja ada kendaraan bermotor yang tak mau mengindahkan aturan-aturan tersebut. “Buktinya kali ini. Ada 58 sepeda motor yang kita temukan tidak memiliki surat-surat kendaraan yang lengkap,” ungkap Arfandi.

Lebih lanjut disampaikan Arfandi, selama pelaksanaan operasi, para pengendara yang kedapatan tidak memiliki surat-surat kendaraan selalu menyampaikan alasan klasik. Ada lagi yang beralasan tidak punya waktu untuk mengurusi dokumen penting tersebut. Ini menjadi bukti bahwa masih banyak yang masyarakat yang kurang peduli akan pentingnya kelengkapan surat-surat kendaraan. Padahal proses pelayanan di kepolisian sudah semakin mudah dan cepat. “Karena mereka tidak mau mengindahkan ketentuan lalu lintas, sepeda motor mereka kita tilang. Ini adalah bentuk sanksi agar mereka sadar dan mau menaati aturan,” pungkasnya. (tr-54/hg)