Ratusan Siswa Gelar Pawai Taptu dan Doa Bersama

PAWAI TAPTU - Ratusan siswa dari bebeberapa sekolah tingkat menengah atas di Kabupaten Gorontalo menggelar pawai taptu dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 10 November. Pawai taptu ini mengambil start di Sanggar Pramuka, Limboto dan fi nish di Taman Makam Pahlawan Nasional, Pentadio, Telaga Biru. Ratusan siswa juga menggelar tabur bunga dan doa bersama.

Hargo.co.id Gorontalo – Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional 10 November, ratusan siswa-siswi yang tergabung dalam organisasi Saka Bahari Kabupaten Gorontalo menggelar pawai taptu, semalam. Tujuannya tidak lain untuk memaknai serta menghormati jerih payah dan jasa para pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan.

Ratusan siswa tersebut berasal dari SMAN 1 Limboto , SMAN 2 Limboto, Madrasah Aliyah Negeri Limboto, SMK Muhammadiyah Teknologi Limboto, SMKN 2 Limboto, SMAN 1 Tibawa dan SMKN 1 Batudaa Pantai. Mereka mengambil start dari Sanggar Pramuka Kabupaten Gorontalo dan finish di Taman Makam Pahlawan (TMP) Nasional, Pentadio, Telaga Biru.

Koordinator kegiatan, Yakub Kau, mengatakan, sebagai generasi muda yang menjadi cikal bakal penerus bangsa, walaupun tak bisa merasakan apa yang benar-benar dialami para pahlawan kemerdekaan terdahulu, namun para peserta sedikitnya ingin merasakan apa yang dirasakan para pahlawan ketika berjuang memerdekakan Indonesia dengan kegiatan pawai taptu, walaupun tidak sebanding.

Setelah berjalan kurang lebih 2 kilometer, gabungan siswa-siswi SMA, SMK, MAN Limboto dan sekitarnya ini melakukan penghormatan khusus dengan menggelar doa bersama lalu menaburkan bunga di makam para pahlawan yang berlokasi di Taman Makam Pahlawan (TMP) Nasional, Pentadio, Telaga Biru.

“Kita berjalan kaki dengan memakai obor, semata-mata untuk memaknai apa yang dirasakan oleh para pejuang dulu,” ungkap Yakub.

Dia juga menambahkan, sebagai generasi muda mereka ingin berbuat sesuatu sebagai bentuk terima kasih kepada pahlawan yang telah sangat berjasa bagi bangsa Indonesia.

“Sebagai generasi penikmat, kita ingin sedikitnya berbuat sesuatu sebagai tanda terima kasih kepada para pahlawan dan terus mengenang perjuangan mereka. Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak pernah melupakan sejarahnya,” tutupnya.(TR-58/hg)