Rp 33 Miliar DIPA Pertanian Ditarik

IILUSTRASI dok: JPNN.COM

Hargo.co.id TILAMUTA – Kabar mengejutkan dari pelaksanaan program pertanian khususnya penyuksesan program upaya khusus padi jagung dan kedelai (Upsus Pajale) di Kabupaten Boalemo.

Betapa tidak, Daftar Isian Pelaksanaan Program (DIPA) untuk Tanaman Pangan di Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Boalemo ditarik.

Keputusan itu diambil berdasarkan keputusan Kementrian Pertanian RI.Hal itu terungkap pada pertemuan antara Wakil Bupati Boalemo Lahmudin Hambali.

Didampingi Asisten II Kebijakan Ekonomi Husain Etango dan Kepala Dinas Pertanian Boalemo Nurdin Baderan bersama Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, dan pihak Dirjen Ketahanan Pangan Kementrian Pertanian di Gorontalo, Senin (15/2).

Beberapa pertanyaan terbesit terkait penarikan DIPA Tanaman Pangan Dinas Pertanian tersebut diantaranya, alasan apa sehingga DIPA untuk Dinas Pertanian Kabupaten Boalemo ditarik.

Serta bagaimana imbasnya ke depan dalam rangka pelaksanaan program ketahanan pangan khususnya dalam penyuksesan program UPSUS Pajale di Boalemo.

Menanggapi hal itu, Asisten II Husain Etango kepada Gorontalo Post menuturkan, Penarikan DIPA untuk tanaman Pangan di Dinas Pertanian Kabupaten Boalemo
tersebut memang murni menjadi kebijakan secara nasional.