Rusia Siap Gencatan Senjata di Syria,Korban Tewas Perang Capai 470 Ribu

ilustrasi dok: JPNN.COM

Hargo.co.id MUNICH – Rekonsiliasi damai di Syria bakal berjalan lagi. Pemerintah Rusia kemarin (11/2) akhirnya menyatakan siap untuk mendiskusikan gencatan senjata di Syria. Tahap pertama pembicaraan damai di Jenewa awal bulan lalu gagal gara-gara serangan Rusia di Aleppo.

Pembicaraan ditunda hingga 25 Februari mendatang.

’’Moskow siap untuk mendiskusikan kemungkinan gencatan senjata dan pembicaraan damai antara pemerintah Syria dan oposisi yang bisa dimulai lebih cepat dari 25 Februari,’’ ujar Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Gennady Gatilov di Munich, Jerman, kemarin.

Gatilov bersama Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergei Lavrov dan Menlu Amerika Serikat (AS) John Kerry menjadi tuan rumah untuk 17 Menlu dari negara lain yang ditempatkan di Munich.

Mereka adalah menteri dari negara-negara yang memiliki hubungan dengan Syria. Pertemuan itu dilaksanakan untuk mencapai kesepakatan dalam usaha proses perdamaian di Syria.

AS sendiri tidak terlalu memercayai pernyataan Rusia. Sebab, selama ini Moskow sengaja menghalangi proses pembicaraan damai.

Banyak pihak yang menilai bahwa Negeri Beruang Merah itu sengaja mengulur waktu agar Presiden Syria Bashar al-Assad berhasil membalik keadaan.

Permintaan agar Rusia tidak lagi melakukan pengeboman supaya proses pembicaraan damai berjalan juga ditolak.