Satu Jamaah Haji Gorontalo Dipulangkan Lebih Awal

Hargo.co.id GORONTALO – Rombongan Jamaah Haji asal Gorontalo dijadwalkan kembali ke tanah air pada 28 September mendatang. Namun, kemarin (12/9), seorang jamaah asal Gorontalo yang tergabung dalam Kloter 25 UPG harus dipulangkan lebih awal (tanazul). Jamaah tersebut atas nama Hj. Sau Ambo, warga Kelurahan Biawao, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo.

Sau Ambo dipulangkan bersama Kloter 28 UPG yang merupakan rombongan kloter asal Papua. Perempuan berusia 67 tahun itu dipulangkan lebih awal karena kondisinya sedang sakit.

“Jamaah yang bersangkutan memiliki riwayat jantung. Meski begitu yang bersangkutan dianggap layak menunaikan ibadah haji. Sehingga jamaah tersebut diberangkatkan,” ujar Kepala Staf Haji Provinsi Gorontalo Dr.Rusman Langke,MPd.

Setelah berada di tanah suci dan melaksanakan sejumlah rangkaian ibadah haji, penyakit yang diderita Rusman Langke kambuh. Sehingga yang bersangkutan harus mendapat perawatan medis dari Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Mekkah.

“Saat wukuf, jamaah Hj.Sau Ambo di-safari wukufkan dengan jamaah lain yang sakit oleh KKIH Makkah. Yang bersangkutan didampingi tim dokter dan paramedis yang tergabung dalam PPIH Arab Saudi saa wukuf,” urai Rusman Langke yang juga Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Gorontalo.

Lebih lanjut Rusman Langke menjelaskan, jamaah yang bersangkutan diberangkat dari Bandara King Abdul Aziz Jeddah bersama Kloter 8 UPG pada 12 September pukul 04.00 WAS. Selanjutnya diperkirakan tiba di Makassar tadi malam pukul 20.30 WITA.

“Kami sudah mengutus PPIH Gorontalo atas nama H. Arman Tiopo untuk menjemput di Makassar, sekaligus mengurus kepulangan yang bersangkutan ke Gorontalo,” kata Rusman Langke.

Akan tetapi kata Rusman, kepastian kepulangan ke Gorontalo nanti tergantung rekomendasi dan keputusan pihak kesehatan dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Makassar. “Jika rekomendasinya bahwa jemaah bersangkutan bisa dipulangkan ke Gorontalo, maka kami PPIH Gorontalo siap mengurus segala keperluan kepulangan jemaah tersebut,” terang Rusman Langke.

Demikian pula mengenai penanganan setelah tiba di Gorontalo lanjut tergantung rekomendasi dari KKP Makassar. Jika diharuskan dirujuk ke rumah sakit, PPIH Gorontalo siap merujuk ke rumah sakit.

“Sesuai informasi yang disampaikan Kabid. Penyelenggara Haji dan Umrah, H. Misnawaty S. Nuna,MH yang saat ini menjadi Petugas Haji di Mekkah, jamaah tersebut langsung nampak sehat saat persiapan kepulangan hingga proses boarding ke tanah air,” urai Rusman Langke.

Kondisi ini juga diperkuat dengan video yang direkam dan dikirim Pembimbing Ibadah Kloter 25 UPG H. Alwin R. Toma jelang jamaah bersangkutan bertolak dari Hotel tempat menginap menuju KKHI Makkah. Hj. Sau Ambo sangat bersemangat setelah mendapat kepastian dirinya akan dipulangkan lebih awal.

Yang bersangkutan pun selalu disemangati oleh rekan-rekan sekamarnya dan juga petugas kloter utamanya petugas kesehatan yang selalu mendampinginya.(san/hg)