Sebagian Besar Mesin Pompa SPBU Tidak Sesuai Takaran

TERA ULANG : Petugas gabungan dari Dinas Perindagkop Jembrana bersama UPT Kantor Metrologi Singaraja melakukan tera ulang di salah satu SPBU di Jembrana, Selasa (22/11). (GDE RIANTORY/BALI EXPRESS)

Hargo.co.id – Mencegah adanya mesin pompa SPBU yang tidak sesuai dengan takaran dan bisa merugikan masyarakat konsumen, Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi(Perindagko) Jembrana bersama petugas UPT Kantor Metrologi Singaraja mulai Selasa (22/11) hingga Kamis (23/11) kemarin melakukan tera ulang sejumlah SPBE dan SPBU di Jembrana.

Sebuah SPBE dan 9 SPBU yang dicek petugas dan dilakukan tera ulang. Dari keseluruhan pengecekan diketahui sebagian besar mesin pompa di masing-masing SPBU yang disidak menunjukkan jumlah yang tidak sesuai dengan ukuran takaran resmi yang ditetapkan Kantor Metrologi. Yaitu pada rentang plus minus 10 hingga 40.

Untuk SPBU yang kedapatan mesin pompanya tidak sesuai dengan batas wajar takaran, saat itu juga dilakukan tera ulang untuk menyesuaikan takarannya ke batas wajar. Sehingga baik masyarakat selaku konsumen maupun pemilik SPBU selaku penjual tidak ada yang dirugikan.

Kadis Perindagko Jembrana, Made Gede Budiartha mengaku tera ulang ini dilakukan secara rutin terhadap mesin pompa SPBU yang beroperasi di Kabupaten Jembrana. Agar sesuai dengan takaran sehingga tidak sampai merugikan masyarakat.

“Tujuan kita lakukan tera itu untuk memastikan layanan yang diberikan SPBE dan SPBU sesuai dengan pasti pas. Dengan harapan konsumen dilindungi hak-haknya,” ujarnya.

Lebih lanjut diungkapkan Budiartha, pihaknya juga menghimbau kepada semua pemilik/pengelola SPBE dan SPBU agar setiap saat melihat dan mengecek takarannya karena yang namanya mesin ketika sering digunakan kemungkinan komponennya bisa rusak/aus dan menyebabkan kurangnya takaran dari yang semestinya.

“Dengan rutin diadakan pengecekan dan tera ulang, diharapkan semua mesin pompa di SPBU yang ada di Jembrana sesuai dengan takaran resmi. Sehingga masyarakat terbebas dari ulah nakal oknum-oknum SPBU yang sengaja mengurangi takaran dwngan mempermainkan mesin pompa teraebut,” pungkasnya. (bx/tor/ima/yes/JPR/hg)