Sebanyak 20 Tim Internasional Tampil di ITdBI 2017

Tour de Banyuwangi Ijen menyedot animo peserta internasional (Humas Banyuwangi for JawaPos.com)

Hargo.co.id – Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas mengatakan, pembalap yang berpartisipasi di ITdBI 2017 berasal dari Iran, Jepang, Korea Selatan, Afrika Selatan, Eritrea, Prancis, Italia, Belanda, Rusia, Irlandia, Swiss, Jerman, Australia, Kolombia, dan Selandia Baru. Pembalap andalan Indonesia juga akan beraksi di ajang ini.

“Banyuwangi siap memberikan kompetisi yang tidak hanya bergengsi, tapi juga menantang dan memberikan pengalaman yang berbeda bagi para pembalap tersebut, karena kami memadukannya dengan budaya,” tutur Anas.

“Jadi ini ajang balap sepeda internasional yang unik. Publik luar senang karena baru kali ini lihat ada balap sepeda tapi di sepanjang rute ada salawatan, tari, sampai musik lokal,” imbuhnya. Anas menambahkan bahwa ITdBI merupakan salah satu ajang sport tourism yang spesial bagi Banyuwangi.

Selama lima tahun penyelenggaraan, ITdBI mendapat predikat excellence selama dua tahun terakhir berturut-turut dari UCI. Hal inilah yang menjadikan ITdBI masuk dalam tujuh kejuaraan balap sepeda terbaik di Asia, serta menjadi ajang balap sepeda terbaik di Indonesia. Excellent level merupakan poin tinggi di kejuaraan balap sepeda internasional. Peringkat ini nilainya di atas 90 poin.

Sementara itu Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Banyuwangi Wawan Yadmadi mengatakan, ITDBI tahun ini kembali menyuguhkan empat etape sepanjang 533 KM. Pada empat etape ini, pembalap akan melewati rute yang menyusuri bentang alam Banyuwangi. Mulai susur sungai dan pantai, melintasi perkebunan, hingga menikmati pusat kota Banyuwangi.

“Sesuai tagline-nya, di etape ketiga pembalap akan finis di Gunung Ijen. Para pembalap akan saling beradu membuktikan ketangguhannya menaklukkan rute tanjakan ekstrem di Lereng Ijen,” jelas Wawan.

(saf/JPC)