SEDIH! Tak Dapat Pinjaman Bank, WM Berani Gadaikan 19 Mobil Rental untuk Bayar Hutang

Pelaku penggelapan puluhan mobil Oi ketika diperiksa penyidik kota tengah. (Foto Natha Gorontalo Post)

GORONTALO, hargo.co.id – Pasti ada alasan mengapa WM alias Oi berani menggadaikan 19 mobil rental yang dipinjamnya dari beberapa pengusaha rental di Gorontalo.

Oi tak ingi begitu saja disalahkan. Ditemuai saat berada di dalam balik jeruji besi Polsek Kota Tengah, Kota Gorontalo. Oi, akhirnya menceritakan alasan mengapa hingga ia berani menggadaikan puluhan mobil rental tersebut.

Sedianya kejadian yang dialaminya saat ini tak akan terjadi bila pada Desember 2016 silam dirinya mendapat pinjaman tunai sebesar Rp 6 juta. Uang tersebut dibutuhkan karena ada kepentingan yang mendesak.

Beberapa kerabat dan kenalan coba dihubungi. Namun makin sempitnya waktu, belum ada satupun yang bersedia meminjamkan uang.

“Saya sudah coba mengajukan pinjaman ke Bank. Tapi sudah tak bisa (dapatkan pinjaman,red). Sementara saya harus dapatkan uang untuk menebus utang yang sudah jatuh tempo,” aku Oi.

Di tengah desakan tagihan utang, Oi lantas memutar otak. Ia mendatangi sebuah rental mobil di Kelurahan Moodu, Kecamatan Kota Tengah. Berbekal lisensi salah seorang rekannya, Oi lantas mengajukan permohonan sewa mobil selama sebulan.

Tak tanggung-tanggung mobil yang disewanya itu sebanyak 6 unit. Oi berdalih mobil tersebut akan digunakan untuk usaha.

Setelah mobil dan beserta Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) di tangan, Oi lantas mencari orang untuk menggadaikan mobil yang disewanya. Dengan jaminan mobil, Oi pun mulus mendapatkan pinjaman.

“Saya gadai ke orang dengan alasan butuh uang cepat,” kata Oi.

Setelah mendapatkan uang gadaian, Oi menutupi utangnya yang sudah jatuh tempo. Nahas, di penghujung bulan (berakhirnya masa sewa rental), Oi belum memiliki uang di tangan.

Nah untuk menutupi tagihan rental, Oi kembali menyewa mobil di rental lain. Lagi-lagi begitu dapat mobil pinjaman, Oi kembali menggadaikan kepada orang lain.

“Uangnya saya pakai untuk membayar utang rental,” beber Oi.

[Baca: Ratapan Ratu Gadai Mobil, Bantah Tuduhan Kalau Niat untuk Menggelapkan Barang Pinjaman]

Mekanisme gali lubang tutup lubang terus dilakukan Oi. Sekitar tiga bulan berjalan, sudah 21 unit yang disewa kemudian digadaikan. Seiring makin banyaknya mobil yang disewa maka makin besar pula tagihan utang.

Di sisi lain, kondisi keuangan (finansial) Oi dan keluarga tak sanggup memenuhi tagihan sewa mobil. Apalagi sebagian pendapatan yang diperoleh setiap bulannya sudah harus disetorkan untuk pinjaman ke Bank.

Dengan penuh penyesalan, Oi memanjatkan puji syukur ke Allah SWT yang masih memberikan peringatan terhadap dirinya.

“Saya menyesal sekali, tapi saya juga bersyukur. Allah memperingatkan saya dengan kejadian ini. Saya tidak akan mengulangi lagi, saya benar-benar menyesal,” akunya.(tim/hargo)

Berita Terkait lainnya Baca Disini:

[Baca: Perjalanan Si Ratu Gadai Mobil Rental: ASN di Lingkungan Kota Gorontalo, 19 Mobil Sudah Tergadai (1) ]

[Baca: Perjalanan Si Ratu Gadai Mobil Rental: Pengakuan Para Korban, Pelaku Gunakan Modus Sebagai Usaha, Jaminannya ‘Saya ASN’ (2)]

[Baca: Perjalanan Si Ratu Gadai Mobil Rental: Sang Atasan Akui Pelaku Punya Kinerja Sangat Baik, Tapi…..(3) ]

[Baca: Perjalanan Si Ratu Gadai Mobil Rental: Gunakan Keterangan Finance Supaya Aksi Berjalan Mulus (4)]

 

About Admin Arifuddin

Senang menulis dengan nuansa kesederhanaan

View all posts by Admin Arifuddin →