Sengketa Lahan PPLP-SMK Kesehatan: Atlet-Pelatih Resah, Prestasi Olahraga Terancam (2/habis)

Latihan para atlet sepak takraw di Gedung PPLP. Gedung atlet ini sendiri terancam dieksekusi oleh pihak Pengadilan Negeri karena kalah dalam sengketa. (Foto dok Gorontalo Post)

GORONTALO, hargo.co.id  – Sejumlah atlit tetap melakukan latihan di gedung Pusat Pembinaan dan Latihan Pelajar (PPLP), mereka memang terlihat risau dengan kabar jika tempat latihan mereka akan segera dibongkar pekan depan.

Gedung latihan milik Dikbudpora Provinsi Gorontalo itu, selama ini telah menghasilkan atlit-atlit berprestasi, bahkan atlit yang meraih prestasi pada pekan olahraga nasional (PON) bahkan Asean Games merupakan jebolan PPLP.

Kini nasib gedung ini tinggal menunggu hari. Mahkamah Agung (MA) telah memerintahkan agar gedung PPLP termasuk gedung SMK yang bertangga, segera dieksekusi.

Ada enam cabang olahraga (cabor) yang dibina di PPLP Gorontalo. Yaitu atletik, sepaktakraw, karate, pencak silat, taekwondo, dan tenis meja dengan jumlah atlet sebanyak 63 orang. Satu dari enam cabor tersebut merupakan unggulan karena sukses mempersembahkan dua medali emas bagi Gorontalo di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX tahun 2016 lalu.

Karena itu pembongkaran terhadap gedung PPLP sebagai imbas dari sengketa lahan yang telah memiliki putusan inkrah dari Mahkamah Agung (MA) dikhawatirkan akan mengancam masa depan prestasi olahraga di daerah ini.

“Sayang sekali memang jika bisa terjadi demikian, tamat sudah semua yang telah kita lakukan selama ini,” ujar Roby, pelatih pencaksilat PPLP Gorontalo, sabtu (14/4) kemarin.

“Kami tidak rela gedung PPLP ini harus dieksekusi. Banyak atlet dan prestasi yang telah lahir dari sini. Apalagi prestasi gemilang olahraga Gorontalo seperti takraw itu pusatnya ya di PPLP ini,” ujar Dedy, salah satu pelatih di PPLP Gorontalo.

Dedy juga berharap persoalan ini tidak sampai keranah pengosongan gedung atau pembongkaran. Karena pastinya semua program persiapan event-event nasional yang sudah didepan mata akan berantakan dan tentunya merugikan bukan hanya atlet tapi juga pelatih.

“Kami akan berusaha mengawal tempat ini sembari berharap pihak-pihak terkait dapat menyelesaikan persoalan ini,” harapnya.

Beberapa event olahraga nasional yang rencananya akan diikuti dimana persiapannya tengah dilakukan saat ini menurut Roby akan sia-sia jika persoalan ini tidak selesai secepatnya. Sebut saja persiapan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) yang tahun ini akan dilaksanakan di Jawa Tengah.

Pasalnya sekarang sudah dalam tahap persiapan. Bila persoalan ini tidak selesai, maka bukan hanya persiapan latihan yang terhenti. Tapi juga impian untuk mempersembahkan medali bagi daerah juga tidak akan terwujud.

PPLP Gorontalo yang berdiri sejak tahun 2005 silam telah banyak melahirkan prestasi dan atlet-atlet nasional. Seperti atlet-atlet sepaktakraw yang lima diantaranya kini tengah menjalani pemusatan latihan nasional (Pelatnas) Sea Games di Jambi tidak lain adalah atlet-atlet jeboolan PPLP Gorontalo.

Hendra salah satu mantan atlet PPLP Gorontalo mengaku kaget dengan kabar yang diperolehnya dan berharap persoalan tersebut dapat segera selesai.

“Ini kabar buruk dan harusnya tidak akan terjadi. Banyak kenangan manis dan pahit di PPLP ini. Prestasi dan kejayaan yang kini kami rasakan tidak lepas dari perjuangan awal kami di PPLP. Sebagai atlet jebolan PPLP Gorontalo kami berharap agar semua ini dapat berakhir. Apalagi sekarang takraw sudah memulai pelatda jangka panjang demi menghadapi PON 2020 mendatang di Papua,” harapnya.

Sementara itu, Ketua KONI Provinsi Gorontalo, DR. H. Rustam Hs Akili, MH yang mendengar kabar sengketa lahan dan rencana eksekusi gedung PPLP Gorontalo mengatakan akan berusaha sebisa mungkin agar persoalan tersebut dapat diselesaikan dengan baik tanpa harus mengorbankan bangunan yang menjadi pusat pembinaan olahraga di Gorontalo tersebut.

“Saya kaget juga dengar kabar ini, insyallah KONI akan berusaha sebisa mungkin mencarikan solusi kalau bisa agar janganlah sampai terjadi eksekusi gedung PPLP,” tutup pria yang juga mantan Ketua DPRD Provinsi Gorontalo tersebut. (ysn/hargo)

About Admin Arifuddin

Senang menulis dengan nuansa kesederhanaan

View all posts by Admin Arifuddin →