Sepakat Hentikan Permusuhan di Syria

0
Syria dok: JPNN.COM

Hargo.co.id MUNICH – Pertemuan 17 negara yang tergabung dalam International Syria Support Group (ISSG) di Munich, Jerman, Kamis (11/2) membuahkan hasil.

Mereka sepakat menghentikan permusuhan di Syria. Penghentian itu berlaku dalam kurun seminggu mendatang. Kesepakatan tersebut disetujui pada Kamis malam lalu dan resmi diumumkan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) John Kerry kemarin (12/2).

’’Kami telah setuju mengimplementasikan penghentian permusuhan secara nasional yang ditargetkan mulai berjalan dalam sepekan mendatang.

Itu memang ambisius, tapi semua pihak ingin bergerak secepat-cepatnya untuk merealisasikan hal ini,’’ tegas Kerry.

ISSG memang gagal menyepakati gencatan senjata secara penuh. Karena itulah, Kerry memakai istilah menghentikan permusuhan. Meski begitu, langkah tersebut sudah termasuk kemajuan besar jika benar-benar diaplikasikan di lapangan.

Dalam kesepakatan itu, serangan terhadap pemberontak Syria harus dihentikan. Begitu pula sebaliknya.

Pemberontak Syria tidak boleh menyerang pasukan pemerintah. Serangan hanya boleh dilancarkan terhadap Front Al Nusra dan militan Islamic State (IS) atau ISIS.

Nah, begitu oposisi dan rezim Presiden Syria Bashar Al Assad tidak lagi saling serang, bantuan kemanusiaan akan dikirimkan.