Sering Jadi Korban PHP?

Hargo.co.id, ZETIZEN-GP – PHP atau Pemberi Harapan Palsu pada dasarnya adalah sebutan bagi orang yang suka ‘ngegantung’ oranglain. Yang jadi korban PHP pun biasanya adalah kalangan remaja yang terlalu mudah ‘baper’ dan GR.

Nah, ini dia masalahnya. Mudah baper, GR, atau terlalu mempunyai harapan yang besar pada gebetan walau baru kenal atau dekat-lah yang menjadi penyebab paling besar seseorang untuk jadi korban PHP. Kalo dalam Teori Komunikasi, hal ini disebut dengan ‘Pelanggaran Harapan’ atau apa yang kita terima tidak sesuai dengan yang kita harapkan.

Terus gimana dong biar gak jadi korban PHP?

Pertama, Jangan kegeeran dulu!! Karena bisa saja dia menganggap kamu gak lebih dari sekedar teman.

Kedua, Baik bukan berarti CINTA!! Heloo, jaman sekarang orang baik banyak kali yaa dimana-mana. Jangan sampai baiknya dia ke kita langsung kita artikan sebagai tanda cinta.

Ketiga, Jangan berharap terlalu tinggi!! Tahu kan kalo berharap ke manusia itu potensi kecewanya gede banget? So, hindari pengharapan yang terlalu tinggi sebelum dia benar-benar menyatakan perasaanya.

Semoga dengan ini, gak semakin banyak lagi korban PHP yang berjatuhan yaa 😀 (ZT-11/hargo)

Mardiana Harun, Keperawatan Poltekkes Kemenkes Gorontalo

Calm Down – Kalau ditanya aku sering di-php-in atau enggak jawabannya adalah enggak sering, tapi pernah. Mungkin karena kita enggak cocok atau bisa jadi pemberi harapan palsu udah jadi kebiasaan dari si pelaku. Dari aku sendiri sebaiknya para pelaku php perlu dikasih pelajaran, tapi ya namanya juga manusia kan. Just calm aja, apa yang pernah dilakuin pasti balik lagi ke orangnya. (ZT-10)

Gita Rizkia. Bahasa Inggris Univeritas Negeri Gorontalo

Hukum Karma Berlaku – Alhamdulillah aku jarang jadi korban php, karena aku sendiri amat sangat menghargai perasaan orang. Menurutku si pelaku pemberi harapan palsu tidak benar-benar tahu gimana cara untuk bertanggung jawab buktinya dia tidak menghargai perasaan orang dan hanya memberi harapan kosong. Terus buat si korban php, tidak perlu mengeluarkan banyak energi hanya untuk membalas perlakuan dari si pelaku karena hukum karma itu selalu berlaku. (ZT-10)

Mirwan, Ilmu Komunikasi Universitas Ichsan

Di Manfaatkan – Aku pernah di-php-in, beberapa kali. Bisa jadi alasan si doi ngasih harapan palsu adalah dia mau memanfaatkan sesuatu yang ada pada diri kita utamanya cowok, seperti jadi supir dia kalau mau ke mana-mana. Si pelaku perlu dikasih balasan yang setimpal sesuai dengan perbuatannya ke kita. (ZT-10)

Eka Pratiwi Gani, Hukum Universitas Negeri Gorontalo

Ketidakseriusan Menjalin Hubungan – Untungnya aku belum pernah jadi korban php. Menurut aku si pelaku memberi harapan palsu karena ada maunya saja. Tidak bisa serius menjalin hubungan dan tahu kalau salah satu kelemahan dari perempuan itu adalah gampang luluh. Si pelaku tidak perlu diapa-apakan karena itu haknya mereka, dan untuk perempuan semoga ke depannya tidak mudah untuk baper. (ZT-10)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *