Setelah 3 bulan Dimakamkan, Kubur Korban Miras Oplosan di Bongkar untuk Diotopsi

Aparat kepolisian saat mengevakuasi jenazah korban untuk proses Otopsi

Hargo.co.id TILAMUTA-Penyidik Polres Boalemo melakukan otopsi terhadap jasad Suleman Nangi (52), warga Desa Hungayona’a Kecamatan Tilamuta, Sabtu (12/3). Langkah itu dilakukan untuk kepentingan penyidikan korban yang diduga tewas karena direcoki minuman keras (Miras) oplosan.

Proses otopsi awalnya dilakukan dengan penggalian kuburan korban yang terletak di Desa Hungayona’a, setelah didahului doa yang dilakukan imam kampung setempat.

Selanjutnya tulang rangka Suleman yang sudah dimakamkan sekitar tiga bulan itu dibawa ke RSTN Boalemo. Di RSTN Boalemo tim dokter dari Manado, Sulawesi Utara (Sulut) melakukan proses otopsi dengan membelah bagian tengkorak kepala dan beberapa alat tubuh korban.

Kapolres Boalemo AKBP Jepri Yuniardi, SIK melalui Kasat Reskrim AKP Leonardo Widharta, SIK mengungkapkan, bahwa kasus oplosan miras yang mengakibatkan Sedi Nangi meninggal dunia tengah dalam proses penydikan Polres Boalemo.

“Otopsi sudah dilakukan, kemudian hasil otospi masih dibawa ke Sulut untuk diperiksa tim ahli,” tandasnya.(Tr-30/hargo)