Status Tersangka Kadis PU Kota Gorontalo Dicabut, Sidang Tetap Jalan, Kasi Pidsus Nyaris Diamuk Massa

Ruang sidang yang mulai gaduh akibat penolakan terhadap sidang terhadap terdakwa Hendritis Saleh yang status tersangkanya dicabut. (foto Jalal Khan/Gorontalo Post)

Hargo.co.id GORONTALO – Kredibilitas institusi peradilan di Gorontalo hampir saja tercoreng. Ini menyusul insiden pada sidang dakwaan Kepala Dinas PU Kota Gorontalo Hendritis Saleh, Kamis (18/3,) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Gorontalo.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri Gorontalo Mula Sardion Pasaribu,SH nyaris sasaran emosi massa.

Peristiwa itu terjadi ketika sidang dengan agenda pembacaan dakwaan terhadap Hendritis Saleh baru saja usai. Saat itu Sardion Pasaribu hendak meninggalkan ruang persidangan.

Mendadak sejumlah pengunjung, yang sebelumnya mengikuti persidangan, berlari ke arah Sardion. Mereka terlihat hendak mencegat dan meluapkan emosi kepada Sardion.

Melihat sekelompok massa yang mendekati tiba-tiba, Sardion yang didampingi staf Kejari Gorontalo dan petugas pengamanan berusaha menghindar.

Sardion lantas menuju ke teras gedung tipikor. Namun massa terus mengejar. Sempat terjadi kejar-kejaran.

Meski coba ditenangkan oleh pengunjung lainnya dan petugas pengamanan, massa terus berupaya mengejar Sardion Pasaribu. “Mana dia, belum tahu. Mau coba Gorontalo, sini..,” teriak sekelompok massa yang mengejar Sardion Pasaribu.

Di tengah situasi yang mulai tak terkendali itu, petugas pengawal tahanan yang berseragam lengkap berusaha melerai kerumunan massa.

Bahkan petugas tersebut hampir melepaskan tembakan peringatan ke atas, lantaran massa yang terus berusaha mengejar Sardion Pasaribu. Tak berapa lama, mobil dinas milik Kejari Gorontalo langsung menghampiri Sardion. Dia pun lantas naik ke dalam mobil dan bergegas meninggalkan gedung Pengadilan Tipikor.

About Admin Arifuddin

Senang menulis dengan nuansa kesederhanaan

View all posts by Admin Arifuddin →