Suami Jarang Pulang, Istri Diancam Dibunuh

Ilustrasi penganiayaan

Hargo.co.id BONBOL – Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) sepertinya bukan hal yang tabu terjadi selama ini. Meskipun terkadang penyebabnya hanya gara-gara persoalan sepele, tapi siapa sangka bisa berujung hingga ke kantor Polisi.

Hal ini seperti dialami Fitriyani Adam Alias Fitry (31) warga Desa Kelurahan Dulomo, Kecamatan Kota Utara, Gorontalo, hanya karena diancam ingin dibunuh oleh Rahmat Idrus (34) sang suami, setelah terjadi pertengkaran sengit dengan istrinya, Rabu (20/1) sekira pukul 23.30 Wib.

Kepada Gorontalo Post, Fitry menceritakan kronologi yang dialaminya itu. bermula ketika Fitri mendatangi Rahmat Idrus ditempat kerjanya yang berada di kawasan Tilongkabila.

Kedatangan Fitri yang hanya ingin menanyakan alasan suaminya itu bahwa sudah seminggu terkahir jarang pulang ke rumah. Namun, buat Rahmat sendiri, kedatangan isterinya tersebut hanya membuatnya emosi.

Emosinya, pun tak terkendali, karena sempat terjadi pertengkaran ketika Fitri datang menemuinya di kantor. Tak terima kedatangan sang isteri tersebut, Rahmat yang sudah kebakaran jenggot langsung menamparnya berulang kali dan mengancam Fitri sang isteri akan dibunuh olehnya dengan pisau jika sekali lagi datang menemuinya di tempat kerja tersebut.

Kapolres Bone Bolango AKBP Wahyu Tri Cahyono, SIK, melalui Kasat Reskrim Iptu. Boby Rachman membenarkan adanya kejadian tersebut. “Perkara ini masih akan kami selidiki,”pungkasnya. (tr-42/hargo)