Sudah Ditetapkan HUT Bonbol Berubah Jadi 27 Januari

Pembahasan tanggal HUt Bonbol oleh tim Komite Solidaritas Pembentukan Kabupaten Baru bersama pemkab Bonbol dan Dekab Bonbol, Senin (11/12)

Hargo.co.id Gorontalo – Bukan hanya Provinsi Gorontalo. Perubahan Hari Ulang Tahun (HUT) juga ikut dilakukan Kabupaten Bone Bolango. Sebelumnya hari jadi kabupaten pemekaran Kabupaten Gorontalo itu dilaksanakan pada 6 Mei. Nah, terhitung mulai tahun ini, perayaan HUT Bone Bolango menjadi 27 Januari.

Menariknya, hari jadi kabupaten berpenduduk 158.550 jiwa (BPS, 2015) berdekatan dengan hari patriotik 23 Januari. Perubahan tanggal HUT Bone Bolango diputuskan dalam kesepakatan bersama Komite Solidaritas Pembentukan Kabupaten Baru (KSPKB), Tim Perumus Naskah Akademik Rancangan Peraturan Daerah Penyelenggaraan HUT Daerah, serta Pemkab Bone Bolango. Pertemuan difasilitasi Badan Pembuat Peraturan Daerah(Bapemperda) Dekab Bonbol, Senin (11/12).

Pertemuan sempat berjalan alot. Banyak konsep, pandangan dan pokok pikiran yang ditawarkan dalam rangka pemilihan tanggal yang tepat.

Dan setelah berunding lama, para tokoh pejuang pembentukan Bonbol sepakat memilih 27 Januari untuk perayaan HUT Bonbol. Pada kesempatan itu Bapemperda menawarkan 4 opsi tanggal untuk dikaji. Pertama, tanggal HUT daerah mengacu pada 23 Januari tahun 2002 saat deklarasi pembentukan Bonbol.

Kedua, pada 27 Januari tahun 2003 tepat Paripurna di DPR-RI. Ketiga, 22 Februari. Sebab, pada tanggal itu UU nomor 6 tahun 2003 tentang pembentukan daerah otonom baru itu ditandatangani Presiden dan diperundangkan masuk menjadi lembaran Negara. Keempat, tanggal 6 Mei yang merupakan peresmian penyelenggaraan Pemerintahan oleh Mendagri dengan ditandai pelantikan penjabat Bupati.

Meski sempat alot, KSPKB memiliki formula dalam menghasilkan keputusan bersama melalui dulohupa (musyawarah). Sehingga hari ini (kemarin,red) sesuai hasil keputusan bersama dipilih tanggal 27 Januari sebagai HUT Bone Bolango,” ujar Dewan Pembina KSPKB Yos Wartabone membacakan hasil keputusan bersama di ruang sidang utama Dekab Bonbol.

Pemilihan 27 Januari sudah melalui sejumlah pertimbangan dengan melihat berbagai aspek. Seperti aspek yuridis, historis hingga sosial dan budaya. Pemilihan 27 Januari juga memiliki nilai dan makna yang kental dari perjuangan pembentukan Bonbol.