Sudah Mau Lebaran, Oknum Pengusaha di Kabgor Ini Malah Borong Miras

0
Mobil truk Hino warna hijau, DM 8719 B bermuatan ribuan botol miras jenis pinaraci asal Manado diamankan anggota Brimob yang berjaga di perbatasan Gorontalo-Sulawesi Utara, Desa Kotajin, Kecamatan Atinggola, Kabupaten Gorontalo Utara.

ATINGGOLA, hargo.co.id – Bulan Ramadan belum meninggalkan kita. Namun, ribuan botol minuman keras (miras) dari Manado Sulawesi Utara (Sulut) malah gencar diselundupkan ke Gorontalo. Minggu (18/6).

Sekitar pukul 12.00 wita, sebuah mobil truk Hino warna hijau, DM 8719 B diamankan oleh anggota Brimob yang berjaga di perbatasan Gorontalo-Sulawesi Utara, Desa Kotajin, Kecamatan Atinggola, Kabupaten Gorontalo Utara.

Pasalnya, mobil yang dikemudikan AM (48) ditemukan mengangkut sebanyak 500 kardus atau 6.000 botol miras jenis Pinaraci. Jika ditotal, harga miras yang masuk tersebut senilai Rp 140 Juta.

Informasi yang dihimpun Gorontalo Post, aparat Brimob Gorontalo yang melakukan penjagaan ketat di wilayah perbatasan itu awalnya mencurigai salah satu mobil truk yang hendak memasuki gerbang Gorontalo dari arah Sulut.

Aparat pun langsung memberhentikan mobil tersebut dan memeriksa kelengkapan surat-surat berkendara. Dihadapan petugas, AM si pengendara mobil ini mengaku hanya memuat air mineral yang akan diantarkan menuju Gorontalo. Akan tetapi, petugas yang ragu atas pengakuan tersebut langsung menggeledah isi kas truk.

Alhasil, polisi mendapati ratusan kardus minuman keras jenis Pinaraci yang tersusun hingga memenuhi isi kas truk itu. Tak berkutik, AM dan mobil truknya pun langsung diamankan ke Mapolsek Atinggola. Setelah dilakukan interogasi, diketahui 500 kardus miras ini merupakan milik SS (49). Sementara penanggung jawabnya adalah WB (47), yang mana keduanya beralamat di Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo.

Kapolsek Atinggola, Iptu Rubio, saat dikonfirmasi Gorontalo Post membenarkan adanya penyitaan ratusan kardus miras di wilayahnya itu.

“Saat ini barang bukti dan pengendaranya sudah dilimpahkan ke Polres Gorontalo untuk proses lebih lanjut,” ujarnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kabid Humas Polda Gorontalo, AKBP Wahyu Tri Cahyono SIK penyitaan truk bermuatan miras ini dilakukan oleh pasukan Brimob yang bertugas di wilayah perbatasan.

“Seperti yang sudah saya sampaikan sebelumnya, penempatan pasukan Brimob di wilayah perbatasan ini sebagai antisipasi dampak konflik Marawi. Salah satu kegiatannya yakni melaksanakan pemeriksaan terhadap setiap kendaraan yang melintas, sehingga ditemukan sebuah truk yang mengangkut 500 kardus miras golongan B ini dan langsung diamankan,” tandasnya. (tr-55/hargo)