Sudah Sah, Cinta Kakek dan Gadis Bantaeng Bersemi di Kebun

BADU DAN ISTRINYA, IKA.

Hargo.co.id — Badu (56) telah sah menjadi suami Ika Nurjannah (17). Mereka menikah secara sederhana di Kelurahan Sembilan Belas November, Kecamatan Wundulako, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, pada 20 November 2017.

Terpaut usia yang cukup jauh bukan masalah bagi mereka membangun rumah tangga. Namanya cinta, sayur tanpa garam pun enak rasanya.

Lantas, dari mana cinta mereka bermula?

Kerabat Ika, AN, menyebutkan, kedua mempelai itu awalnya berkenalan di kebun, tempat kakek Badu menjalani aktivitasnya sebagai petani. Sedangkan Ika, setiap harinya mengantarkan makanan kepada orang tuanya.

Ika yang mengantarkan makanan kepada orang tuanya di Desa Lapuya, Kecamatan Samaturu, Kolaka, harus menyebrangi sungai dengan menggunakan perahu. Satu-satunya perahu yang ada hanyalah milik kakek Badu.

“Awalnya, mereka setiap hari bertemu lantaran Ika Nurjannah setiap kali ke kebun bapaknya, harus menaiki perahu milik kakek Badu, satu-satunya akses menuju ke kebun milik Ika Nurjannah adalah perahu kepunyaan kakek Badu,” Kata AN, Rabu (22/11/2017).

Kondisi ini membuat Ika hampir setiap hari terlihat di kebun milik kakek Badu yang tak jauh dari tempat Ika mengantar makanan.

Berjalannya waktu, kakek Badu akhirnya menyatakan cinta kepada Ika. Tak mau berpacaran lama, akhirnya kakek Badu menikahi Ika.

Kata AN, Ika merupakan gadis kelahiran Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan. “Ika kelahiran Bantaeng, Sulsel. Pernikahan itu berlangsung cukup sederhana,” tutup AN(afr/ini/fajar/hg)