Tabrak Pohon, Krisis 11 Jam, Teknisi AC Tewas

Taufik Manganco (23) warga Ampana, Sulawesi Tengah, tewas setelah menabrak pohon di tepi jalan Prof Jho Ario Katili eks Jl Andalas, Kota Gorontalo

GORONTALO, hargo.co.id – Kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) di ruas Jl Prof. Jho Ario Katili eks Jl Andalas, Kota Gorontalo kemabali terulang.

Taufik Manganco (23) warga Ampana, Sulawesi Tengah, tewas setelah menabrak pohon di tepi jalan, Sabtu (15/7) sore. Taufik yang bekerja sebagai teknis AC di salah satu perusahaan AC di Kota Gorontalo itu, masih sempat mendapat perawatan medis RS Aloe Saboe Kota Gorontalo.

kondisinya kritis karena benturan, membuat Taufik hanya bertahan 11 jam di rumah sakit.

Informasi yang dirangkum Gorontalo Post, peristiwa nahas itu terjadi saat Taufik yang mengendarai sepeda motor honda kharisma DM 2364 A itu melaju dari simpang lima telaga ke arah Jalan Dua Susun (JDS).

Tepat depan Graha Pena Gorontalo, Taufik hilang kendali. Saat itu, ia diduga berusaha menghindar sebuah mobil yang terparkir di kiri jalan.

Taufik menghindar dengan cara mengambil jalur kiri,kondisi mobil dan trotoar yang berdempet, membuat ia tak bisa menghindar. Taufik lalu menghantam sebuah pohon pelindung yang hidup di atas trotoar.

Tabrakan itu membuat luka serius di bagian kepala, hingga ia tak sadarkan diri. Diduga saat itu, Taufik telah dalam pengaruh minuman keras.

“Dia (Taufik) laju skali,”ujar warga setempat. Oleh warga setempat, Taufik langsung dilarikan ke RSAS. Hanya saja, setelah mendapatkan perawatan medis secara serius, Taufik tak bertahan dan menghembuskan nafas terakhir pada pukul 13.00 wita, kemarin.

Anak tunggal dari pasangan suami istri, Daeng Manganco dan Ija Manganco, kemudian dibawa pulang keluarga ke Ampana.

Yono (28) salah seorang kerabat seprofesi Taufik mengatakan, pria yang akrab disapa Upik itu dikenal sosok yang senang bargaul.

Menurut Yono, Upik yang saat itu terakhir kalinya hendak pamit kepada Yono sekira pukul 08.00 wita pagi, dengan alasan ingin mencari es. Namun Upik tak kunjung pulang, tiba-tiba sekira pukul 16.00 wita Yono mendapat kabar dari jika Upik dilarikan ke RSAS.

“Jenazah sudah dibawa ke Ampana,”ujarnya. (tr-54/hargo)

 

About Admin Arifuddin

Senang menulis dengan nuansa kesederhanaan

View all posts by Admin Arifuddin →