Tak Kuat dengan Penyakit yang Diderita, Nenek 87 Tahun Akhiri Hidup dengan Gantung Diri

 Kondisi nenek IH (87) yang masih tergantung di bagian lehernya dengan seutas tali di dapur rumahnya. Jumat (19/2). (foto istimewa)

Hargo.co.id KWANDANG – Warga Dusun Pakuku Desa Bualemo Kecamatan Kwandang, Jumat (19/2) dibuat geger dengan tewasnya IH, nenek berusia 87 tahun yang ditemukan gantung diri di kamar mandi dikediamannya menggunakan seutas tali.

Informasi yang diperoleh Gorontalo Post (grup hargo.co.id) menyebutkan, IH ditemukan pertama kali oleh cucunya Ropin Hipi, sekitar pukul 10.00 WITA.

Saat dirinya memasuki kamar mandi, dirinya kaget melihat neneknya sudah dalam kondisi tewas dengan posisi leher terikat seutas tali yang digantung dibagian kamar mandi.

Ropin mengaku, upaya gantung diri IH ini sudah pernah dilakukan beberapa waktu lalu.

Upaya bunuh diri sang nenek berhasil diketahui keluarga dan dicegah. Nah, diduga karena melihat tidak ada yang mengamati, kali ini nenek tersebut nekad mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.

Diduga kuat, nenek ini stres dengan penyakit menahun orang tua yang dideritanya sehingga mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Kejadian ini kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian dari Polsek Kwandang. Pihak kepolisian setempat langsung melakukan Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memanggil dokter untuk dilakukan visum di lokasi kejadian.

Kapolsek Kwandang AKP Muhtar Pakaya mengatakan, pihaknya menunggu hasil visum untuk melihat menyelediki penyebab kematian nenek tersebut. Kalau nanti ditemukan ada hal-hal yang aneh terkait kematian IH, pihak kepolisian selanjutnya akan memproses masalah ini.

Sementara itu, jenazah nenek yang dikenal ramah dengan tetangga itu telah dikebumikan dipekuburan keluarga Desa Bualemo, sore kemarin. (abk)