Tak Sekadar Ngopi

KOPI - Seorang barista saat mengolah seduhan kopi pada salah satu kedai kopi di Kota Gorontalo. (Nata Gorontalo Post)

Hargo.co.id GORONTALO – Ngopi sambil ngobrol atau ngobrol sambil ngopi? Yang jelas, saat ini, menikmati secangkir kopi mulai menjadi tradisi bagi sebagian masyarakat di Gorontalo.

Jika dulu, kopi diidentik minuman para orang tua, saat ini, justru menjadi minuman paling banyak diminati oleh kawula muda.

Bahkan dewasa ini, kopi menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam hidup generasi muda di bumi Serambi Madinah.

Seiring hal itu, keberadaan warung/kedai kopi mengalami pertumbuhan signifikan. Desain dan konsep warung kopi dikemas beragam model.

Mulai dari konsep tradisional hingga moderen dengan aneka fasilitas tambahan. Di Kota Gorontalo misalnya.

Sebelumnya warung kopi yang cukup familiar di kalangan warga Gorontalo adalah warkop pertokoan Murni dan pasar Sentral. Namun kini, semakin banyak lokasi warkop yang mudah dijumpai dengan interior yang lebih elegan.

Jenis kopi yang disajikan pun cukup banyak, mulai dari kopi Luwak, kopi Aceh, kopi Pinogu dan berbagai jenis kopi lainnya yang diolah dengan teknik khusus.

Tak hanya sekadar bubuk hitam dicampur gula lalu diseduh air panas, tetapi teknik pengolahan kopi saat ini juga menjadi daya tarik utama yang menyedot perhatian para pecinta kopi.

About Admin Arifuddin

Senang menulis dengan nuansa kesederhanaan

View all posts by Admin Arifuddin →